oleh

Mengawal Mahasiswa Eksodus ke Papua Pasca Kerusuhan yang Kembali Studi Ingin Menuntut ilmu dari kaderisasi gerakan Makar

-Artikel, Berita-883 views

Kitorangpapuanews.com – 45 mahasiswa asal Mimika, Papua, kembali ke Jawa Tengah, pada Senin (27/1), setelah sebelumnya mereka pulang ke kota asalnya, beberapa waktu lalu.

Mereka beramai-ramai kembali ke tanah leluhur, karena buntut dari isu rasisme di Surabaya pada Agustus lalu.

Kini, setelah setelah situasi di pulau Jawa dipastikan kembali kondusif dan mendukung proses belajar, mereka kembali ke Jawa, untuk melanjutkan studi mereka.

Ke-45 mahasiswa tanah Papua itu menuntut ilmu di berbagai kampus di Jawa Tengah.

Seluruh mahasiswa itu tiba di Bandara Ahmad Yani Semarang pada pukul 15.10.

Selanjutnya mereka dijemput oleh teman-teman mahasiswa Papua lainya. Sebagian besar mahasiswa yang tiba menempuh pendidikan di kota Salatiga.

Gatmulani, salah satu mahasiswa Mimika mengatakan bahwa kepulangannya ke Salatiga untuk melanjutkan kuliahnya kembali. Sebelumnya dirinya pulang ke Mimika pasca isue rasisme di Surabaya lalu.

“Kemarin saya pulang sekitar bukan September. Terus ini kembali mau kuliah lagi,” ujar mahasiswa Teknik Pertanian ini.

Ia mengatakan bahwa kuliah di Salatiga cukup menyenangkan. Terlebih saat ini sudah banyak mahasiswa Papua yang menempuh pendidikan di kota tersebut.

Sementara itu, Koordinator mahasiswa asal Mimika, Raymond Nirigi, mengatakan bahwa kembalinya mahasiswa Papua itu guna melanjutkan perkuliahan mereka setelah ditinggal beberapa bulan untuk pulang ke Mimika.

“Ini harus dilakukan karena selama kembali ke Mimika tidak jelas kelanjutan kuliahnya,” katanya.

Ia mengatakan bahwa kepulangan mahasiswa ke Jawa Tengah sendiri merupakan upaya dari pihak senior dan donatur dalam mengumpulkan dana. Dana tersebut digunakan agar mahasiswa tersebut dapat kembali ke Jawa tengah.

“Semua ini tanpa bantuan dari Pemda Mimima maupun perusahaan,” tuturnya

News Feed