oleh

Lembaga Penyiaran Harus Utamakan Persatuan Dan Tidak Memprovokasi Masyarakat Terutama Dalam Pemberitaan Dugaan Rasisme

Kitorangpapuanews.com – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Papua mendukung respon cepat Polri dalam mengusut tuntas dugaan ujaran rasisme yang dilakukan Ambrocius Nababan kepada Natalius Pigai.

Ketua KPID Papua, Rusni Christine Abaidata menyebutkan ujaran rasisme menimbulkan reaksi massa dan mengakibatkan petaka seperti yang pernah terjadi pada tahun 2019 di Jayapura dan sejumlah kota lainnya di Indonesia.

“Pelaku harus ditindak cepat. Jangan sampai terjadi lagi aksi tahun 2019 dan berdampak pada aksi massa lainnya. Bahkan tidak sedikit orang non Papua yang ada di tanah Papua turut merasakan dampak penderitaan akibat ujaran rasisme yang terjadi 2019,” ujarnya, Selasa (26/01/2021).

Rusni juga meminta lembaga penyiaran publik baik televisi dan radio sebagai corong negara dan rakyat, tetap mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa dan negara dalam pemberitaan dugaan ujaran rasisme.

“Lembaga Penyiaran harus tetap berpegang teguh pada UU Penyiaran, dan berpedoman pada Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran, sehingga dalam setiap pemberitaan bisa berimbang dan tentunya tidak memprovokasi masyarakat,” ujarnya.

Dugaan ujaran kebencian milik Ambrocius Nababan yang diunggah melalui akun facebooknya menjadi viral dan menuai protes masyarakat Papua. Hal ini dikarenakan unggahan tersebut, tentunya sangat tidak berprikemanusiaan, menghina karya Tuhan dan melukai hati sesama anak bangsa.

News Feed