oleh

Warga yang Bakar Hutan akan ditangkap dan proses hukum supaya efek jera.

-Berita-250 views

Kitorangpapuanews.com – “Kalau sudah didata, kumpulkan mereka untuk diberikan pengarahan agar tidak lagi membakar dan merusak hutan. Jadi kalau ada warga yang melanggar dan tidak mau diatur akan ditangkap dan proses hukum supaya ada efek jera.

Wakil Wali Kota Jayapura Ir. H. Rustan Saru, MM., meninjau langsung kondisi kebakaran  hutan yang berada di atas gunung di daerah APO Kali, Kelurahan Bhayangkara, Distrik Jayapura Utara, Kamis (29/1) kemarin.

Menurut Rustan Saru, kondisi hutan di atas APO Kali berdasarkan informasi warga yang sudah naik mengecek di atas, telah banyak pohon dibakar oleh sekelompok orang, untuk dijadikan lahan berkebun atau bercocok tanam. Padahal ini tidak boleh karena wilayah itu sebagai cagar alam dan harusnya banyak pohon yang ditanam. Supaya bisa menahan longsor, banjir dan membuat pasokan air untuk warga, apalagi banyak warga yang tinggal di bawahnya.

Untuk mengatasi ini, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Jayapura diminta untuk memasang papan bicara larangan menebang/membakar hutan di kawasan itu. Selain itu, petugas kelurahan, RT/RW termasuk distrik diminta mendata semua warga yang berkebun di atas.

Langkah lainnya menurut Rustan Saru yaitu meminta warga untuk melakukan penanaman bibit pohon atau bamboo, supaya ada penguat tanah jika terjadi hujan.

Dirinya juga meminta petugas DLHK untuk menyiapkan bak sampah di pemukiman warga di APO Kali, supaya mereka bisa buang sampah di bak sampah tidak langsung di kali. “Saya juga perintahkan BPBD segera lakukan penanganan daerah yang terdampak longsor di sekitaran situ, untuk segera ditangani,” tambahnya.

News Feed