oleh

Warga Papua harus sadar betapa pentingnya menjaga diri dari Virus Covid 19

-Artikel-16 views

kitorangpapuanews.com — Pernyataan pedas namun logis dilontarkan salah anggota Komisi V DPR Papua, Tarius Mul dan Nathan Pahabol  terkait sikap acuh dari masyarakat yang merasa aman – aman saja  meski pandemi virus Covid 19 terus menunjukkan kenaikan angka signifikan. Ia meminta masyarakat khususnya orang asli Papua jangan da yang beranggapan bahwa virus ini hanya menyerang masyarakat non orang asli Papua.

Pemikiran tersebut kata  Tarius harus dibuang jauh – jauh karena buktinya saat ini sudah ada OAP yang dinyatakan positif covid 19. “Jangan berfikir karena orang Papua jadi tidak bisa kena. Saya mau sampaikan bahwa di RSUD Abepura ada 3 pasien positif dan itu orang asli Papua bukan peranakan sehingga salah kalau mengatakan karena kulit hitam jadi lebih kebal,” kata Tarius di RSUD Abepura, Selasa (5/5).

Ia mengingatkan untuk siapapun dia tetap mematuhi protap yang diberikan oleh tim gugus covid ataupun pemerintah dan jangan kepala batu. “Kalau disuruh pakai masker ya ikuti termasuk kalau kalau dilarang berkeliaran. Jangan karena merasa orang Papua, kulit kebal dan tidak akan kena. Tak boleh ada anggapan seperti itu sebab pasien OAP juga sudah ada dan ini tidak lihat siapa, bantu pemerintah memutus mata ranta ini,” tegasnya. Senada disampaikan Nathan Pahabol yang melihat masih banyak orang yang kepala batu.

“Ini orang – orang masih ada yang berfikir karena dia OAP jadi tidak bisa kena, itu pikiran bagaimana,” singkatnya. Sementara Namantus Gwijangge menyoroti soal mekanisme pemakaman pasien covid yang menurutnya masih ada yang ditangani oleh tenaga medis di rumah sakit. Ia berpendapat bahwa soal kegiatan pemularasan atau pemakaman jenasah pasien covid sebaiknya tidak lagi menggunakan tenaga medis di rumah sakit. “Biar tenaga medis ini fokus pada pasien yang dirawat, jangan urus jenasah lagi, kasihan pekerjaannya sudah banyak dan berat,” kata Namantus.

News Feed