oleh

UNGKAP RENCANA KEJI OPM DIBALIK GAGALNYA PENYERANGAN POS TNI DI NDUGA

-Artikel, Kriminal-1.213 views

Kitorangpapuanews.com, Kabupaten Nduga –  Tidak dapat dipungkiri bahwa kejadian percobaan penyerangan Pos TNI di Kabupaten Nduga, Papua pada hari Senin (1/1/18) telah mencoreng khidmatnya perayaan Natal dan tahun baru 2018. Dalam kejadian tersebut diketahui bahwa satu orang pelaku penyerangan a.n Arikenus Kogoya berhasil dilumpuhkan setelah mencoba untuk menyerang personel Pos TNI dengan menggunakan senjata tajam.

Dalam investigasi lanjutan terkait upaya penyerangan tersebut, ditemukan beberapa kejanggalan yang akhirnya dapat mengungkap keterlibatan pelaku dengan rencana besar kelompok TPN OPM untuk melaksanakan penyerangan. Berdasarkan pernyataan warga setempat yang tinggal di sekitar lokasi kejadian, mengungkapkan sering melihat pelaku berada di sekitar Pos TNI.

Sudah satu minggu yang lalu, Sa sering lihat Arikenus di pertigaan jalan sekitar pos sini, tapi Sa pikir dia cuma jalan-jalan biasa saja”, ungkap Mama Guni Gwijangge (46 Th) salah satu warga yang tinggal tidak jauh dari Pos TNI.   

Di kesempatan yang lain, Bp. Ruminus (51 Th) warga setempat juga menyatakan pernah bertemu sekali dengan pelaku sekitar 50 Meter di jalan menuju Pos TNI.” Sa tidak kira Arkanus akan serang Bapak TNI pu Pos, padahal hari minggu Sa jumpa Arkinus ambil foto-foto jalan sini”, demikian ungkapnya.     

Pernyataan beberapa orang warga sekitar Pos tersebut diperkuat dengan adanya bukti foto Pos TNI dari berbagai sudut pandang yang ditemukan di dalam HP milik pelaku. Selain itu ditemukan pula pesan terkait rencana pergerakan kelompok TPN OPM pimpinan Paulus Ubruangge yang berupaya untuk merebut senjata milik Aparat Keamanan pada awal bulan Januari 2018.

Dengan adanya berbagai pernyataan masyarakat dan berbagai bukti otentik tersebut, merupakan indikasi kuat keterlibatan Pelaku dalam rencana besar kelompok TPN OPM dalam merebut senjata milik Aparat. Keberadaan Pelaku di sekitar Pos TNI beberapa waktu sebelum kejadian merupakan upaya untuk mengamati situasi dan keadaan di lokasi sasaran.

Selanjutnya diketahui bahwa pada saat kejadian, kelompok TPN OPM dalam jumlah yang lebih banyak telah berada di sekitar Pos TNI tersebut untuk melaksanakan aksi penyerangan dengan memanfaatkan Arikenus sebagai pembuka jalan. Namun akibat kesiapsiagaan personel Pos dan kesalahan dari Pelaku sendiri, mengakibatkan rencana tersebut tidak dapat terealisasi bahkan menewaskan Pelaku.(**)       

News Feed