oleh

Tugu Yamagata di Sarmi Papua, Menapaki Wisata Sejarah

-Berita-30 views

Kitorangpapuanews.com – Tugu Yamagata menjadi tanda persahabatan sister state Papua dengan Yamagata Prefecture. Tugu Yamagata juga merupakan tugu perdamaian untuk mengenang terjadinya Perang Dunia II atau Perang Pasifik di Papua. Tugu ini juga untuk mengenang banyaknya pasukan Jepang yang tewas dalam Perang Pasifik tahun 1944 di Sarmi.

Dalam perang Pasifik, Papua, salah satunya di Sarmi termasuk kawasan strategis Panglima Tertinggi Komando Daerah Pasifik Barat Daya, Jenderal Douglas Mac Arthur dalam rangka serangan balik menuju Tokyo. Sekutu yang terdiri Amerika, Australia, Inggris, dan Belanda menyerbu Hollandia (Jayapura) pada 22 April 1944. Termasuk pasukan Jepang yang berada di Sarmi.

 

Bangunan khas Jepang berdiri kokoh di Jalan Inpres Basecamp, Kelurahan Mararena, Distrik Sarmi, Kabupaten Sarmi. Didominasi warna merah di sekitar tugu, bangunan itu menjadi salah satu destinasi yang dikelola oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Sarmi.

Untuk mencapai tugu ini sangat mudah, sebab terletak di pinggir jalan raya utama Kota Sarmi dan tidak jauh dengan Bandara Mararena Sarmi. Tugu ini berada tidak jauh dari Pantai Sarmi, pantai yang berombak tinggi dan teratur. Sarmi memang dijuluki sebagai Kota Ombak, karena pada arah utara daerah ini berbatasan langsung dengan Samudera Pasifik, dan sebelum tahun 2000, ombak di sepanjang Pantai Sarmi terkenal ganas.

Karena terletak di pinggir pantai Samudera Pasifik dan memiliki sejumlah sungai dan danau, sehingga memiliki potensi perikanan yang cukup terkenal, seperti ikan dan udang. Saat pengunjung yang datang ke Tugu Yamagata seolah-olah berada di Jepang, bedanya, pada lokasi tunggu banyak dijumpai pohon kelapa. Tugu Yamagata dibangun pada 1994, oleh Pemerintah Papua yang saat itu masih disebut sebagai Irian Jaya yang bekerja sama dengan Yamagata Prefecture, Jepang.

 

News Feed