oleh

Total ODP, PDP, OTG Dan Positif Covid-19 Di Mimika Tembus 355 Orang, Masyarakat Diminta Tetap Di Rumah

Kitorangpapuanews.com -Terdata hingga hari ke 22, jumlah keseluruhan masyarakat Mimika yang terpapar covid-19 telah tembus hingga 355 orang, baik yang positif, ODP, PDP serta OTG. 

Jubir Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Mimika, Reynold Ubra mengatakan, peningkatan kasus menjadi 355 orang itu merupakan salah satu efek positif dari adanya pembatasan sosial terutama pembatasan transportasi udara dan laut. Sebab, setelah dua atau tiga hari berlakunya pembatasan penerbangan dan pelayaran, maka di tanggal 26 Maret ditemukan dua kasus dan terjadi kenaikan secara bermakna. Sehingga ada dua temuan di tanggal 29 Maret, satu positif di tanggal 31 Maret dan naik dengan penemuan lima kasus di tanggal 5 April serta terus meningkat hingga tanggal 11 April atau hari ke 22. 

“Jumlah PDP dan OPD yang dirawat hingga saat ini berjumlah 20 orang. Yang isolasi mandiri sebanyak 335 orang. Jumlah orang yang sedang dirawat,” katanya melalui sambungan teleconvrence sekira pukul 20.00 WIT, Sabtu (11/4/2020).

Karena itu, di Mimika percepatan putusan pembatasan penerbangan dan pelayaran itu masih memberikan efek positif untuk menemukan kasus. Hal itu terlihat dari kenaikan curva yang terjadi terus menerus.

“Makanya hingga hari ke 22, total kasus positif bertambah. 13 diantaranya masih aktif, sedangkan kasus PDP yang kemudian naik status jadi positif dan akhirnya meninggal dunia ada sebanyak tiga orang. Sementara ada delapan orang yang dinyatakan sembuh dan pulang,” ujarnya.

Selanjutnya menurut dia, Pemkab Mimika tetap memperlakukan siaga darurat. Namun, terkait dengan adanya instruksi dari Pemerintah Provinsi yang akan menaikan status “Darurat” menjadi “Tanggap Darurat” maka tidak menutup kemungkinan bahwa Pemkab Mimika memberikan kontribusi kepada seluruh masyarakat yang ada di wilayah pinggiran kota ataupun pesisir. Dalam hal ini akan terus memberikan bantuan sembako lantaran pembatasan aktivitas sosial agar masyarakat tidak lagi datang ke pusat Timika. 

“Kita tahu bersama dengan adanya penambahan PDP dan ODP, artinya memberikan gambaran untuk masyarakat bahwa OTG, tapi pernah kontak dengan orang yang sudah dinyatakan positif covid-19 ada di sekeliling kita,” tururnya. 

Selanjutnya diminta kepada masyarakat untuk tetap tinggal di dalam rumah masing-masing dan kurangi aktivitas sosial. Sebab tren kasus temuan hingga hari ke 22 ini terhitung baru di lereng dan belum mencapai puncak. 

“Tetap lakukan karantina di rumah, itu dapat mengurangi penularan. Kita lihat saat ini pergerakan masyarakat masih biasa biasa saja. Jika tanpa ada pengawasan dari aparat keamanan, maka masyarakat menganggap ini biasa-biasa saja,” ujarnya. 

Ia menjelaskan bahwa transmisi kita adalah transmisi lokal. Dimana, dari 19 kasus positif, setalah dilakukan traching, ditemukan sejumlah 400 adalah transmisi lokal. Namun, hingga saat ini tim gugus belum bisa melakukan tes dini kepada 113 ODP dan 195 OTG.

“Makanya salah satu harapan kami adalah masyarakat tetap waspada dan tetap tinggal di rumah. Jangan lupa jalankan pola hidup yang sehat,” jelasnya.

News Feed