oleh

TNI Sebut Aksi KKB Sering Ambil Dana Desa Sudah Jadi Rahasia Umum

Kitorangpapuanews.com – Kapen Kogabwilhan III, Kolonel Czi IGN Suriastawa menyatakan, permintaan secara paksa dana desa oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terhadap kepala desa dan sektretaris desa merupakan rahasia umum, oleh karena itu publik secara luas juga harus mengetahuinya.

“Hal tersebut sudah menjadi rahasia umum. Penyergapan tim Gakkum gabungan TNI-Polri beberapa waktu yang lalu di Kampung Jalai juga bermotif sama, yaitu permintaan dana desa,” ungkapnya, Jumat (06/11/2020).

Suriastawa mengapresiasi pernyataan Bupati Intan Jaya yang secara terbuka menyampaikan hal tersebut ke publik.

Menurut Suriastawa, hal tersebut menunjukkan bahwa warga masyarakat yang selama ini terancam karena diintimidasi oleh KKB, mulai berani menyuarakan kebenaran.

“Fakta ini harus diketahui oleh publik secara luas agar makin paham bahwa akar masalah di Papua adalah keberadaan KKB yang dibantu oleh pendukungnya yang ada didalam dan di luar negeri,” jelasnya.

Suriastawa menambahkan bahwa aksi KKB yang mengambil dana desa tersebut, digunakan untuk membiayai eksistensi kelompok mereka.

“Selebaran permintaan dana kepada masyarakat juga beredar dan ini semua menunjukkan bahwa KKB dan pendukungnyalah akar masalah di Papua,” jelasnya.

Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni sebelumnya mengungkapkan bahwa KKB kerap mengancam kepala desa dan sekretaris desa saat mengetahui dana desa telah cair. KKB kemudian meminta dana desa tersebut untuk membeli senjata dan amunisi.

Natalis mengaku, pemerintah daerah tak bisa mengontrol penyaluran dana desa, mengingat dana tersebut ditransfer langsung ke rekening para kepala Kampung maupun sekretaris kampung.

Natalis menerangkan, pengawasan dana desa dan penjualan senjata harus jadi tugas bersama pemerintah dan petugas keamanan. Sebab, kata dia, meski ada dana tapi tidak ada penjual senjata, maka KKB sudah tentu akan kehabisan amunisi dan senjata.

News Feed