oleh

TNI Menjadi Penolong Bagi Warga Papua Saat Persalinan Putrinya di Hutan

-Berita-13 views

Kitorangpapuanews.com – TNI menjadi penolong bagi Apolina Maywa (24), putri dari Bernat Maywa (54), ini melahirkan seorang bayi perempuan. 

Tapi karena adat kebiasaan di wilayah Kampung Rawa Biru, Distrik Sota, Merauke Papua, ibu melahirkan harus dibawa ke luar kampung. Apolina pun melahirkan di hutan di dekat kampung itu.

Menurut keterangan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya, Senin (27/4), peristiwa itu terjadi pada Sabtu (25/4).

“Personel kesehatan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad membantu persalinan Ibu Apolina Maywa (24) warga RT 03 Yakyu, Kampung Rawa Biru, Distrik Sota,” jelas Rizky.

sebelumnya Bernat Maywa (54 th) datang ke Pos Yakyu, dan meminta bantuan bahwa putrinya Apolina Maywa (24) saat ini sudah di Bivak, dan akan melahirkan.

 Mendapat laporan tersebut, Danpos Yakyu Letda Inf I Komang Adhi bersama Tim Kesehatan Satgas terdiri dari Dantonkes Letda Ckm Iwan Debri Setiawan, Tamtama Kesehatan (Takes) Pratu Suparyadi dan empat personel lainnya, segera menuju ke Bivak yang tidak jauh dari kampung untuk segera membantu persalinan.

 Sesampainya di Bivak, setelah menunggu beberapa jam tepatnya sekitar pukul 14.15 WIT, melalui proses persalinan secara normal dan perlengkapan yang sederhana, Tim Kesehatan Satgas membantu Ibu Apolina melahirkan seorang bayi berjenis kelamin perempuan. 

“Bayi berjenis kelamin perempuan tersebut lahir dengan normal dan kondisi sehat serta memiliki berat 3,2 Kg dan panjang 47 cm,” kata Mayor Inf Rizky Aditya.

 Rizky mengatakan proses persalinan yang dilaksanakan di Bivak di hutan dekat kampung, merupakan sebuah tradisi adat Suku Kanum warga RT 03 Yakyu, Kampung Rawa Biru, Distrik Sota, Merauke. Di mana jika melahirkan harus dilaksanakan diluar rumah dan tinggal di hutan selama 11 hari.

“Komitmen Satgas Pamtas sejak awal penugasan, yakni melaksanakan tugas yang berorientasi pada kebermanfaatan diri bagi lingkungan, serta dapat bersinergi dengan semua instansi dalam membantu kesulitan yang dihadapi warga perbatasan RI-PNG,” tuturnya.

 Menurut Rizky, membantu proses persalinan warga Papua di tengah wabah Virus Corona ini adalah untuk yang kedua kalinya.

 

News Feed