oleh

TEROR… KKSB OPM Terhadap Pembantaian Warga Sipil di Distrik Sugapa Kab Intan Jaya Adalah PELANGGARAN HAM BERAT !!!

-Artikel-1.607 views

Kitorangpapuanews.com – TEROR…Kelompok Bersenjata Separatis Bersenjata (KKSB) OPM terhadap warga sipil tak berhenti, Kelompok kriminal Separatis bersenjata (KKSB) pimpinan Lekagak Talenggen kembali beraksi di Distrik Sugapa Kab. Intan Jaya, jumat (25/10/2019) sekitar pukul 11.00 WIT. Sebanyak Tiga orang tukang ojek jadi korban pembantaian dengan tragis menggunakan senjata api.

Peristiwa penghadangan dan penembakan terhadap warga sipil bernama Herianto (31), La Soni (25) dan Rijal (31) hingga tewas di tempat, ketiga tukang ojek (korban) mengangkut penumpang dari Distrik Sugapa menuju ke Kampung Pugisiga. Ketiga korban mengalami luka tembak di kepala dan luka sayat akibat senjata tajam di sekujur tubuh.

Kepala Penerangan Kodam Cendrawasih Kolonel Cpl Eko Daryanto mengatakan penemuan ketiga jenazah pertama kali dilaporkan oleh salah seorang caleg terpilih, Titus Kobogau. Titus sempat dihadang dan ditodong KKB saat akan menjemput seorang gembala Gereja Kingmi di Kampung Pugisiga, Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya pada sekitar pukul 11.00 WIT.

“Saat itu Titus sempat melihat ketiga korban telah meninggal di tempat. Diduga ketiga korban baru saja dieksekusi setengah jam sebelumnya. Oleh kelompok tersebut Titus diperbolehkan melanjutkan perjalanan dan menyampaikan kabar kepada Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni dan Deki Belau (tokoh pemuda) tiba di TKP dan segera mengevakuasi jenazah para korban menuju Puskesmas Sugapa,” Kata Eko dalam keterangannya, Sabtu (26/10/2019).

Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, yang melihat langsung kondisi jenazah mengecam keras perbuatan tak berperikemanusiaan KKSB OPM pimpinan Lekagak Telenggen. Dia mengimbau seluruh masyarakat Intan Jaya untuk tetap tenang dan waspada. Natalis Tabuni juga mengimbau para tukang ojek yang beroperasi di wilayah Intan Jaya untuk membatasi kegiatan untuk sementara.

Fakta peristiwa ini merupakan tindakan KKSB OPM melakukan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat, hak hidup masyarakat sipil sudah dirampas dengan cara yang kejam dan tidak manusiawi, yaitu ditembak secara sporadis. Masyarakat secara psikologis mengalami trauma, kecemasan dan ketakutan atas berbagai peristiwa yang kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKB) OPM di Papua.

Apakah kita semua diam atas pelanggran HAM yang dilakukan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) ini?

Keberadaan KKSB nyatanya telah meresahkan masyarakat. Para pegiat Hak Asasi Manusia (HAM) harusnya membuka mata, melihat bahwa ini adalah pelanggaran berat yang dilakukan Separatis KKSB.

Aparat TNI-POLRI untuk mengejar dan menangkap Pelaku kejahatan ini segera, hidup maupun mati. Sehingga masyarakat Papua menjadi aman dalam menjalankan kehidupan yang penuh kedamaian.

News Feed