oleh

Terima BLT 184 Warga Bonoi Rp 1,8 Juta/KK dari Dana Desa

-Berita, News-24 views

 

Kitorangpapuanews.com  Setelah mewabahnya pandemi virus corona di Indonesia sejak awal Maret 2020 lalu, pemerintah pusat dan daerah melalui Kementerian Desa menginstruksikan kepada para kepala desa seluruh indonesia untuk segera melakukan perubahan APBDes agar di dalam APBDes hanya ada 3 (tiga) jenis program prioritas yakni Penanggulangan Covid -19, Padat Karya Tunai Desa, dan Pemberian Bantuan Langsung Tuna Dana Desa.

Sebanyak 184 warga Kampung Bonoi Distrik Sawai Kabupaten Mamberamo Raya yang terdampak Covid-19 menerima  Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT- DDS) tahun anggaran 2020, di Balai Kampung Bonoi belum lama ini. Penyaluran Bantuan ini, merupakan   upaya pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Desa Pembangunan Daerah tertinggal dan Transmigrasi untuk membantu beban masyarakat yang kurang mampu dan kehilangan mata pencaharian akibat pembatasan aktifitas di luar rumah.

Berdasarkan hasil Musyawarah Desa yang mengacu surat edaran Menteri Desa dan Daerah Tertinggal, masyarakat yang terdampak Covid-19 akan mendapatkan BLT DDS dengan beberapa kriteria atau persyaratan yakni bahwa penerima BLT DDS adalah masyarakat yang tidak mendapatkan bantuan sosial yang dikeluarkan oleh Dinas Sosial dengan merujuk pada Basis Data Terpadu.

“Penyaluran BLT DDS kepada masyarakat yang terdampak Covid-19 sesuai keputusan Musyawarah Desa Khusus dan hasil verifikasi data dari Dinas Sosial penerima BLT berjumlah 184 KK dengan dana sebesar Rp 1,8 juta/KK untuk tiga bulan, dan saya salurkan kepada seluruh masyarakat,” jelas Yance Sembay dalam releasenya yang diterima Cenderawasih Pos,  Jumat (19/6).

Dikatakan Kepala Kampung yang pernah mewakili Provinsi Papua dalam lomba kampung tingkat nasional pada tahun 2018 ini, bahwa total dana kampung tahap I yang telah di cairkan sebesar Rp. 741 juta, dimana dari dana tersebut dibayarkan dana BLT sebesar Rp. 331 juta kepada 184 kepala keluarga.

 “Sedangkan sisa dana Rp. 409 juta atas kesepakatan bersama dengan masyarakat kami gunakan untuk pembangunan di kampung. Yakni kami akan bangun 1 unit rumah sehat senilai Rp. 149 juta, dan pembangunan drainase sepanjang 300 meter dengan nilai Rp. 267 juta ,” imbuhnya.

Menurut Yance Sembay bahwa total dana Kampung Bonoi pada tahun 2020 sebesar Rp.3,9 Milyar dimana pencairan tahap I sebesar 40 %, tahap II sebesar 40 % dan tahap ketiga 20 sebesar 20 %.

“Saya berharap BLT ini dapat membantu meringankan beban masyarkat selama mewabahnya Virus corona yang entah kapan akan berakhir, tetapi saya sangat mengharapkan dukungan dari seluruh masyrakat kampung Bonoi untuk mari kita bersama sama membangun kampung kita agar terus maju dan berkembang dengan daerah lain di Papua ,” pungkasnya.

 

News Feed