Terdesak Biaya Hidup, ULMWP Dan WPLO Berebut Lahan Kampanye

oleh

Kitorangpapuanews.com, Jayapura – Kelompok separatis yang mengkampanyekan Free West Papua diluar negeri ternyata tidak hanya satu. Selain ULMWP, ada kelompok lainnya yang sama-sama menyuarakan Free West Papua di dunia internasional.

Sementara ini WPLO memiliki bentukan kelompok yang lain yang berkedudukan di New York yang bernama Kode Oser pimpinan Ben Kaisiepo.

Kedua kelompok ini satu suara dalam mengkampanyekan Free West Papua dengan mengangkat isu-isu yang secara nalar tidak masuk logika berdasarkan penilaian tokoh-tokoh internasioanl termasuk Komite Dekolonisasi PBB. Isu-isu yang diangkat dinilai terlalu mengada-ada dan tidak terbukti secara empirik.

Kampanye yang dilakukan selama ini oleh kedua kelompok tersebut tentunya sudah memakan biaya yang sangat besar. Kegagalan demi kegagalan kampanye yang dilakukan di beberapa Negara termasuk pada sidang umum PBB bulan September 2017 kemarin cukup menghabiskan keuangan dari kedua kelompok tersebut.

Sehingga keduanya saat ini sudah beralih orientasi dari kampanye Free West Papua menjadi kampanye untuk memperoleh keuntungan semata.

Hal tersebut dibenarkan oleh sekretaris ULMWP, Octovianus Motte, ia menuturkan bahwa saat ini ULMWP sedang mengumpulkan dana yang sangat besar untuk operasional kelompoknya, namun ia menyayangkan adanya kelompok lain yang merebut lahan kampanye ULMWP, kelompok yang dimaksud Motte adalah kelompok Kobe Oser (WPLO).

“Kami sedang kesulitan beroperasi karena terhambat kelompok lain yang punya kepentingan memperoleh dana dengan menarik simpati Negara-negara internasional,” ujar Motte.

Meskipun berbeda kedudukan antara ULMWP dan Kobe Oser, namun “jualan” mereka sama yaitu Free West Papua, sehingga dunia internasional menilai kedua kelompok ini bersaing hanya untuk kepentingan materi untuk kelompoknya saja. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *