oleh

Terdakwa Kasus Kerusuhan Bukan Dibebaskan, Proses Persidangan dan Perkara Belum Diputus

-Kriminal, News-653 views

Kitorangpapuanews.com – Juru Bicara (Jubir) Pengadilan Negeri Kelas 1A Jayapura, Muliyawan, S.H, M.H, mengatakan bahwa para terdakwa kasus kerusuhan Jayapura pada tanggal 29 Agustus 2019 ini bukan dibebaskan oleh Pengadilan, tetapi keluar demi hukum sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 26 Ayat (4) KUHAP.

“Pada saat proses persidangan dengan agenda  pembelaan para terdakwa yang keluar demi hukum tersebut, tetap datang mengikuti proses persidangan dan perkara belum diputus,” katanya kepada awak media di Pengadilan Negeri Kelas 1A Jayapura, Jumat (31/1) kemarin.

Kata Muliyawan, perkara terdakwa ini dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Jayapura pada tanggal 29 Oktober 2019, sehingga proses persidangan di PN Jayapura belum sampai 5 bulan, tetapi baru sekitar 95 hari atau baru sekitar 3 bulan lebih.

Menurut Muliyawan, para terdakwa ini didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan Pasal 170 Ayat (2) ke-1 jo Pasal 64 Ayat (1) KUHP atau Kedua Pasal 170 Ayat (1) jo Pasal 64 Ayat (2) ke-1 KUHP yang  inti pasal tersebut yakni melakukan kekerasan terhadap orang atau barang, yang diancam pidana dalam kedua dakwaan tersebut perpanjang penahanannya hanya sampai pada perpanjangan penahanan.

“Ketua PN Jayapura dalam hal ini PN Jayapura tidak bisa diperpanjang ke Pengadilan Tinggi Jayapura, karena ancaman pidananya hanya 5 tahun dan 7 tahun, sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 29 Ayat (1) huruf b perkara yang sedang diperiksa ancaman pidananya 9 tahun, maka dapat dimintakan perpanjang ke Pengadilan Tinggi,” jelasnya.

News Feed