Tanggapi Pemberitaan,” Setelah Bunuh Ibunya Anak Disandera Aparat, Danrem Sebutkan Sampai Saat Ini Faktanya Tidak Ditemukan”

oleh

Kitorangpapuanews.com -Jayapura- Komandan korem,( Danrem) 172/PWY,Kolonel Inf Binsar P. Sianipar menyebutkan, hingga saat ini pihaknya tidak menemukan fakta-fakta yang dikatakan, Koordinator gereja Kingmi Papua wilayah Jayawijaya,Esmon Walilo bahwa aparat gabungan keamanan diduga membunuh salah seorang ibu dan menyandera bayi perempuan berusia 1 tahun bernama, Raina Nirigi di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga,kamis (1/8/2019) di Halaman gereja Weneroma distrik Napua, Jayawijaya.

“ Termasuk kita juga menyandera anak kecil berumur 1 tahun dan faktanya juga tidak ditemukan. Lagian informasi itu diterimanya sekitar 2 minggu lalu dan itupun langsung diterimnya dari Bupati Nduga,”katanya ketika menanggapi pemberitaan di Kawattimur. Id berjudul,” Setelah bunuh ibunya, anaknya disandera aparat melalui ponselnya,” Jumat (2/8/2019) malam.

Danrem mengungkapkan, walaupun faktanya tidak ditemukan bukan berarti kejadian itu dikatanya hoax namun intinya faktanya saya tidak temukan.” Saya sudah cek tiga kali dilapangan dan faktanya tidak ditemukan dilapangan,” ungkapnya.

Terkait kejadian itu, Danrem mengatakan, anggotanya juga telah menanyakan kejadian itu kepada salah satu pejabat Pemda Nduga yang diduga pemberi informasi tersebut namun sampai sekarang orang bersangkutan itu belum menyampaikannya fakta itu ditambah lagi kami tidak menemukan faktanya atas kejadian itu,” katanya.

Danrem juga menyampaikan, pihaknya tidak menutupi akses media bila ingin ke Nduga. Jika memang ingin kesana silahkan beritahukan dan kami siap berikan pengamanan selama disana termasuk gereja.Silahkan gereja masuk kesana dan kami bantu akan pengamanan,”katanya. (atn)