oleh

Tampung KKSB Di Rumah, Ivan Sambom, Oknum Security PT Freeport Ditetapkan Polisi Sebagai Tersangka Makar

-Kriminal, News, Publik-301 views

Kitorangpapuanews.com -Selain menembak mati dua anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada saat penyisiran yang dilakukan Jalan Trans Nabire, Kampung Jayanti, Distrik Iwaka, pada Kamis (9/4/2020), polisi juga berhasil menangkap Ivan Sambom alias Indius Sambom dan kini telah ditetapkan sebagai tersangka makar.

Kepala Kepolisian Resor Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, SIK, Jumat (10/4/2020), menjelaskan setelah dilakukan proses pemeriksaan oleh Polres Mimika dibackup oleh team investigasi Satgas Nemangkawi, penyidik melalui gelar perkara menetapkan Ivan sebagai tersangka makar dan dilakukan penahanan.

Dari hasil pemeriksaan oleh penyidik, Ivan adalah pemilik dari rumah yang ditempati oleh KKB dimana rumah tersebut menjadi tempat persembunyian KKB sebelum melakukan penembakan di Kantor OB 1 kuala kencana Mimika pada Senin 30 Maret 2020 lalu.

“Di rumah itulah ditemukan barang bukti berupa amunisi, senjata rakitan dan beberapa senjata tajam. Dan dari hasil keterangan Ivan, sajam tersebut adalah milik KKB yang tinggal di rumahnya,” kata Kapolres Mimika. 

Ivan Sqmbom akhirnya ditahan terkait tindak pidana memiliki, menyimpan atau menyembunyikan senjata api atau amunisi dan atau kejahatan terhadap keamanan negara (Makar) dan atau kejahatan terhadap jiwa orang (Pembunuhan) sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat ( 1 ) Undang – undang Darurat Nomor 12 tahun 1951 dan atau Pasal 106 KUHP Jo 55 KUHP dan atau Pasal 338 KUHP Jo 53 KUHP.

“Ivan Sambom adalah oknum security PT Freeport Indonesia yang juga dari hasil penyelidikan merupakan anggota KNPB Militan Mimika. Sampai saat ini yang bersangkutan masih dilakukan pemeriksaan secara instensif untuk mengungkap penembakan yang terjadi di Mimika,” katanya.

Kemudian terkait dengan dua orang KKB yang meninggal dunia di TKP, Polres Mimika sudah berhasil melakukan identifikasi yaitu TK dan MK. TK diketahui adalah komandan lapangan dari Lekagak Telenggen yang dari hasil penyelidikan dan penyidikan terlibat langsung dalam penembakan yang terjadi di Kuala Kencana, Senin, 30 Maret 2020

Terkait TK akan disampaikan perkembangan penyidikan selanjutnya.

“Kami berharap masyarakat tidak percaya terhadap media yang menuduh aparat menembak masyarakat tanpa ada dasar. Aparat melakukan upaya paksa sesuai SOP yang ada, seperti contoh Ivan Sambom yang ditangkap dalam keadaan sehat karena tidak melakukan perlawanan,” tuturnya.

News Feed