TAMAN BACA MASYARAKAT AGAR GENERASI PAPUA CERDAS

oleh

Oksibil, Kitorang Papua – Guna memberi nilai tambah bagi masyarakat khususnya para pelajar di Oksibil, TNI melalui Koramil 1702-01/Oksibil dan Satgas Pamtas 644/WLS mendirikan Taman Baca Masyarakat.

“Berawal dari rekan-rekan pemuda pengggiat pendidikan di Oksibil dan pengajar muda dari gerakan Indonesia Mengajar yang telah merintis didirikannya TBM. Dengan kendala yang mereka hadapi, TNI mencoba untuk membantu menyelesaikan bangunan serta melengkapi perlengkapan yang diperlukan”, kata Danramil Oksibil Kapten Inf Aprin Paembonan saat ditemui oleh media, Rabu (21/11).

Danramil mengungkapkan, bangunan yang telah dibangun sebelumnya hanya mencapai 60 persen, belum lagi pendukung di dalamnya belum ada seperti rak-rak buku dan buku-buku bacaan masih sangat kurang.

“Minat baca anak-anak disini cukup tinggi sedangkan buku-buku yang ada sangatlah kurang, itupun didapatkan dari sumbangan dari rekan-rekan pemuda ini. Jika ingin membeli buku kita harus membeli ke Jayapura yang tentu sangat jauh. Padahal membaca adalah salah satu cara mencerdaskan masyarakat Papua”, katanya.

“Dan memang fasilitas seperti ini belum pernah ada, sehingga masyarakat tidak pernah membaca. Kami dari pihak TNI melihat ini sebagai salah satu solusi bagaimana cara agar setiap wilayah terpencil di Papua ini dapat merasakan pendidikan dan tidak tertinggal dengan daerah-daerah lain dalam pengetahuan, karena dengan adanya TBM seperti ini, bukan hanya anak-anak sekolah yang boleh datang. Namun, masyarakat umum juga dapat mengaksesnya, tentu dengan proses dari awal”, lanjutnya.

Fransiskus Kasipmabin salah satu tokoh pemuda menyampaikan terima kasih kepada TNI yang telah membantu pembangunan TBM ini  beserta fasilitas rak-rak buku di dalamnya.

“Ini salah satu momen yang kami tunggu-tnggu dimana usaha kami dalam meningkatkan kemampuan dan memperluas pengetahuan khususnya generasi muda Papua dapat terwujud”, katanya.

Saat ini, diakuinya, buku bacaan yang ada masih sangat kurang. “Kami berharap kepada rekan-rekan kami yang peduli akan dunia pendidikan dapat memberikan bantuan dengan cara mengirimkan buku ke TBM ini. Dari TBM ini, buku-buku akan didistribusikan lagi dengan berjalan kaki ke desa-desa terpencil. Sehingga semua anak-anak dan masyarakat distrik oksibil dapat merasakan manfaatnya tanpa harus datang ke sini”, ungkapnya. (*)