oleh

Takut TPN-OPM Kembali, 804 Warga Asli Papua Meminta Di Evakuasi Oleh TNI-Polri

-Artikel, Kriminal-19.858 views

Kitorangpapuanews.com, Timika – Setelah operasi pembebasan sandera yang dilakukan TNI berhasil memukul mundur kelompok separatis bersenjata TPN-OPM, selanjutnya masyarakat kampung Kimbely dan Banti di evakuasi ke tempat yang lebih aman oleh Tim Gabungan TNI-Polri.

Namun dari 1300 sandera, hanya sekitar 347 orang warga pendatang yang mau di evakuasi, sementara sekitar 1000 lainnya merupakan warga asli papua yang masih menunggu hasil musyawarah adat apakah mereka akan di evakuasi atau tidak.

Warga asli papua mempertimbangkan aset seperti rumah, lahan pertanian dan ternak serta ikatan emosional antara mereka dengan kampungnya sehingga berat untuk meninggalkan kampung halaman, meskipun terasa sangat berat dan takut jika tetap berada di dalam kampung.

Namun pada Senin (20/11) pagi, masyarakat melalui kepala adat dan tokoh masyarakat menyampaikan kepada personel TNI-Polri yang berjaga-jaga di sekitaran kampung bahwa hasil dari musyawarah, warga asli papua akhirnya memutuskan untuk meminta di evakuasi dengan alasan keselamatan nyawa mereka lebih berharga dibandingkan dengan harta benda.

“Kami memutuskan untuk meminta bapak TNI-Polri untuk kami di evakuasi, karena kami takut kelompok itu kembali lagi dan menyiksa kami lagi dan merampas kami lagi,” Ucap Tinus Magay, Tokoh Masyarakat.

Sedikitnya terdapat 804 warga asli papua dari 4 kampung yaitu Kampung Utikini, Kampung Longsoran, Kampung Kimbeli, Kampung Banti 1 dan Kampung Banti 2. Sementara itu, 200-an warga lainnya memilih tetap tinggal dengan alasan masih ada barang-barang dan ternak.

Tim Satgas Terpadu TNI-Polri sejumlah 234 personel membantu pelaksanaan evakuasi dengan menggunakan 11 unit bus milik PT Freeport Indonesia. Selain membantu melaksanakan evakuasi warga, Tim Gabungan TNI Polri pun tetap melaksanakan penjagaan di kampung-kampung tersebut untuk mencegah kembalinya kelompok TPN-OPM ke kampung dan berbuat kriminal kembali kepada masyarakat yang tersisa.(**)

News Feed