oleh

Surat Terbuka Guru Papua Untuk Menteri Pendidikan Indonesia

-Artikel, Berita-21 views

Kitorangpapuanews.com – Kecewa dengan Menteri Pendidikan Indonesia, Nadien Makarim karena mengaku kaget baru mengetahui bahwa masih ada wilayah di Indonesia kesulitan mengakses signal dan aliran listrik untuk belajar dirumah ditengah Wabah Covid-19.

Berikut isi surat terbuka tersebut:

Selamat sore, bapak menteri. Semoga sehat-sehat ya? Selalu dalam perlindungan-Nya. Sebelum surat ini saya lanjutkan, ijinkan saya untuk memperkenalkan diri terlebih dahulu. Sa pu nama, Maruntung Sihombing, seorang guru honorer di pedalaman Papua, tepatnya di Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua.

Saya sudah menjadi guru di Papua sejak tahun 2013 hingga sekarang. Sedikit banyak potret tentang pendidikan di Papua, saya sudah tahu. Suka duka mengabdi di pedalaman, saya su rasakan juga bapak. Namun setelah baca bahwa bapak ‘shock’ mendengar adanya sekolah yang belum ada listrik dan sinyal, jadi pengen rasanya saya menceritakan kondisi tempat pengabdian saya di Papua.

Yang saya tidak habis pikir lagi, kok bisa-bisanya bapak tidak tahu persoalan itu. Bukankah setelah menjadi menteri harusnya bapak bisa memetakan persoalan pendidikan dari Sabang sampai Merauke? Terutama kitong yang ada di Timur Indonesia ini.

Oke, mungkin bapak masih baru menjadi menteri, tapi kan bisa bapak tanya dari bawahan toh? Atau -jangan-jangan mereka hanya melapor yang mulus-mulus saja ke bapak ya, yang penting bapak senang ya? Padahal ini bukan persoalan baru loh Pak. Sudah persoalan lama yang semua orang sudah sama-sama tahu. Masalahnya, persoalan ini seperti didiamkan selama ini tanpa ada penyelesaian yang konkrit.

 

News Feed