SURAT PEMBACA : GENOSIDA TERHADAP DOMBA, AKIBAT GEMBALA YANG GAGAL

oleh

“Bapak Socratez yang  terkasihani, jadilah Gembala yang benar, jangan punahkan domba-domba milik bapak”

Hal ini saya tulis di dinding Facebook saya. Saya anak Papua yang selalu mengikuti tulisan-tulisan Bapak di Facebook.

Tulisan Bapak membuat anak-anak Papua bingung, saya mempertanyakan kepada bapak “bapak Gembala, tulisan bapak bukan menggambarkan pemikiran seorang gembala, tetapi lebih kepada pemikiran iblis”

Tolong bapak jelaskan orang Papua siapa yang dirampok dan siapa yang merampok?

Bapak Socratez jangan memfitnah orang Papua, hanya untuk mencari makan dan mencari panggung. Bapak seorang gembala seharusnya bapak mengajarkan hal-hal yang baik untuk domba-domba bapak, dan jangan merusak domba orang lain.

Kami yang bapak maksud dirampok? Tidak benar, kami bebas, kami sudah mengelolah SDA kami sendiri, kami semakin mampu bersaing dengan non Papua, kami menjual sebagian tanah kami untuk perubahan dan untuk kebaikan bukan penyiksaan.

“Genosida yang bapak bilang itu benar, dan genosida itu adalah ciptaan bapak sendiri”

Ibaratnya Saya menggambarkan bapak sebagai seorang Gembala, bapak adalah Gembala yang tidak memberikan makanan yang  benar kepada  domba-domba  milik bapak sehingga semakin lama domba-domba itu sakit dan akan punah pada akhirnya, itulah genosida yang bapak Gembala ciptakan.

Kami, domba yang diberikan makanan yang baik, mempunyai kekuatan untuk menghadapi perubahan jaman, kami sehat dan kami bisa melakukan sesuatu yang berguna bagi siapa saja, sehingga kami tidak akan punah di tanah kami sendiri.

Berbeda dengan domba yang bapak miliki, untuk disembelih saja mungkin tidak layak, apalagi diajak untuk bekerja, maka lambat laun akan punah di kandang bapak.

“Seperti itulah bapak, ibaratnya domba yang bapak pelihara lambat laun akan punah”

Sebagai domba, saya kasihan lihat teman saya (domba milik bapak), saya berharap bapak bisa memperbaiki cara makan dan hidup mereka, sehingga tidak ada yang mengatakan bapak sebagai “Gembala Yang Gagal”

Terima kasih Bapak, semoga bapak bisa memahami kekuatan domba yang sehat.

Papua, 30 September 2018

(Domba yang sehat dan kuat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *