oleh

Situasi Kota Timika Kondusif Pasca Kasus Pembunuhan

-News-24 views

kitorangpapuanews.com —  Wakapolres Mimika Kompol I Nyoman Punia memastikan situasi telah kondusif pasca kasus penganiayaan yang mengakibatkan seorang pelajar tewas di Jalan Busiri ujung, Minggu (14/6).Kasus yang menewaskan Tadisus Akimuri (16 tahun) itu, sempat menimbulkan aksi penyerangan di Jalan Busiri. Beruntung ketegangan tersebut bisa diredam aparat keamanan.

Kompol I Nyoman mengatakan, peristiwa tersebut sempat mengakibatkan aktivitas masyarakat terganggu setelah sekelompok pemuda melakukan aksi pemalangan ruas Jalan Busiri.“Korban yang masih pelajar, maka rekannya datang mungkin merasa emosi kemudian palang jalan. Namun semua itu sudah kita tangani dengan baik,” katanya.

Kata Nyoman, pihaknya telah bertemu dengan para tokoh dari kedua belah pihak, baik pelaku maupun korban agar kasus tidak meluas dan menyebabkan ketegangan antarkelompok.“Situasi Kota Timika masih kondusif, meski memang sempat ada gangguan sedikit. Kami melakukan pertemuan tadi pagi, untuk bagaimana kesepakatan dengan para tokoh dari pihak pelaku maupun korban,” katanya.

Para tokoh dari kedua pihak masih melanjutkan pertemuan yang difasilitasi kepolisian di Kantor Pelayanan Polres Mimika.“Hari ini dilakukan pertemuan di Polres Mimika dipimpin langsung oleh Bapak Kapolres (I Gusti Gde Era Adhinata, red),” jelasnya.Ia berharap pertemuan tersebut membuahkan kesepakatan yang baik untuk meredam aksi balas dendam dan ketegangan antara pihak korban maupun pelaku.

“Kami harap masalah ini bisa diselesaikan dengan baik. Namun proses hukum tetap berjalan,” tandasnya.Nyoman meminta para tokoh agama, tokoh pemuda, dan semua pihak jangan sampai terpancing dengan kasus ini.Di samping itu, Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh maayarakat Kota Timika yang sudah menjaga situasi Kamtibmas tetap kondusif.“Tanpa masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan tokoh lainnya kami tidak bisa berbuat apa-apa. Mari kita sama-sama menjaga kota Timika biar tetap damai,” pungkasnya.

News Feed