oleh

Siapakah TPN-OPM Yang Menyandera 1300 Orang Warga di Tembagapura?

-Artikel, Kriminal-2.910 views

Kitorangpauanews.com, Jayapura – Kelompok bersenjata yang kerap kali diberitakan dibeberapa media lokal, nasional maupun internasional. Tidak banyak orang yang tahu, siapakah kelompok bersenjata ini, kelompok ini menamakan dirinya Tentara Pembebasan Nasional-Organisasi Papua Merdeka (TPN-OPM).

Kelompok TPN-OPM ini sudah beberapa tahun terakhir menginginkan Papua memisahkan diri dari kedaulatan NKRI. Mereka melengkapi diri dengan persenjataan untuk melawan pemerintah daerah, pemerintah pusat dan aparat keamanan TNI dan Polri. Senjata yang mereka miliki cukup beragam, dari mulai senjata api laras panjang dan pendek, panah dan senjata tajam lainnya.

Senjata yang mereka miliki sebagai alat untuk mengancam, melukai, menganiaya dan membunuh siapa saja yang tidak sejalan dengannya, tidak hanya aparat TNI dan Polri yang menjadi sasaran kelompok TPN-OPM ini, warga sipil pun seringkali menjadi korban kekerasan dan pelecehan oleh kelompok TPN-OPM.

Aksi-aksi yang sering mereka lakukan yaitu mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Papua. Kelompok TPN-OPM ini tersebar di beberapa wilayah di Papua.

Beberapa hari terakhir ini, kelompok TPN-OPM telah menyandera sekitar 1300 orang warga dari dua kampung di Distrik Tembagapura Kabupaten Mimika, yaitu Kampung Utikini dan Kampung Banti.

Sekitar 200 anggota TPN-OPM di Wilayah Tembagapura yang bersenjatakan 30 pucuk senjata api, panah dan parang melakukan tindakan kriminal yang sangat tidak manusiawi.

Selain menyandera warga, kelompok TPN-OPM ini juga melakukan tindakan penganiayaan, perampokan, pemerkosaan dan pembunuhan kepada warga yang mencoba melawan kehendak mereka.

Beberapa warga yang berhasil melarikan diri saat ini mengungsi ke Kampung Batu Besar, menurut keterangan Hedrik Murib salah satu warga yang berhasil melarikan diri, warga dikumpulkan di sebuah lahan disekitar kampung, dilarang untuk pulang kerumah, jika ada yang mengeluh maka akan disiksa oleh kelompok TPN-OPM, tidak hanya itu saja, para wanita juga menjadi sasaran pelampiasan nafsu bejad dari para anggota TPN-OPM.

Aparat keamanan baik TNI maupun Polri sudah membentuk Tim secara terpadu untuk bersama-sama bersinergi melaksanakan oeprasi pembebasan sandera untuk menyelamatkan masyarakat yang menjadi tameng hidup para anggota TPN-OPM. (**)

News Feed