oleh

Siap, 37 Putra-Putri Asli Papua Barat Jadi Teknisi LNG Tangguh

-Berita-252 views

Kitorangpapuanews.com –37 teknisi LNG Tangguh ini telah mendapat sertifikat berstandar internasional dari Global Vocational Qualification, Inggris. Ini yang dapat menjadi bekal mereka bekerja di kilang LNG Tangguh maupun proyek migas lainnya. Mewakili BP Indonesia dalam acara ini adalah BP Regional President Asia Pacific, Nader Zaki dan BP Indonesia Head of Country, Moektianto Soeryowibowo.

Sebanyak 37 peserta putra-putri asli Teluk Bintuni, Fakfak, Sorong dan Manokwari di Papua Barat, siap jadi teknisi LNG Tangguh dan berkontribusi bagi tanah Papua. Program pemagangan teknisi LNG Tangguh angkatan kedua ini telah berhasil selesaikan program pelatihan intensif yang dijalani 3 tahun di fasilitas Petrotekno, Ciloto, Jawa Barat.

Inaugurasi peserta angkatan kedua program pemagangan teknisi LNG Tangguh dihadiri pula Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, Kepala SKK Migas Perwakilan Papua dan Maluku, Rinto Pudyantoro, serta Kepala Bagian Umum dan Hukum, Sekretariat Badan Pengembangan SDM Kementerian ESDM, Roy R.F.M Bait.

Menurut Head of Country BP Indonesia, Moektianto Soeryowibowo, hari ini dengan amat bangga melihat 37 putra-putri asal Papua Barat akan memulai perjalanan profesional mereka. Diharapkan mereka akan dapat menjadi teknisi-teknisi andal tingkat dunia.

“Kami percaya pelatihan teknis komprehensif yang didapat angkatan kedua dapat membanggakan serta memberikan kontribusi bagi negara dan tanah kelahiran mereka. Mereka adalah masa depan LNG Tangguh, mereka adalah masa depan Papua,” jelasnya

Program pemagangan teknisi merupakan wujud dari komitmen Tangguh untuk mengembangkan tenaga kerja lokal di Papua Barat, menuju komitmen 85% tenaga kerja asal Papua dan Papua Barat di LNG Tangguh pada tahun 2029. Program yang dimulai dari tahun 2016 ini sudah berjalan sampai angkatan ketiga (batch 3) untuk menyaring bibit-bibit muda berprestasi dari Papua Barat.

“LNG Tangguh terus berkomitmen untuk mengembangkan talenta lokal Papua Barat melalui berbagai program berkelanjutan yang menyasar pada pendidikan serta peningkatan kemampuan,” jelas Moektianto.

Selain program pemagangan teknisi LNG Tangguh, kata Moektianto, beberapa program yang kini tengah berjalan antara lain beasiswa, serta berbagai pelatihan teknis lainnya yang dirancang khusus untuk memaksimalkan potensi tenaga kerja lokal Papua Barat.

“BP merupakan operator LNG Tangguh dan salah satu kontraktor kontrak kerja sama (Kontraktor KKS) yang dalam melaksanakan operasinya berada dalam pengawasan dan pengendalian SKK Migas, sebagai wakil pemerintah,” jelas Moektianto.

Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani menuturkan, 37 anak Papua Barat itu, kini miliki kemampuan teknis yang diakui internasional. Mereka akan jadi masa depan LNG Tangguh dan calon pemimpin Indonesia di tanah Papua. “Mereka telah dibina. Ini wujud dari komitmen LNG Tangguh mengembangkan tenaga kerja lokal di Papua Barat,” ujarnya.

News Feed