oleh

Setelah Dirasakan Manfaatnya Akhirnya Keseriusan Presiden Bangun Papua Di Apresiasi Oleh Masyarakat

-Artikel, Kriminal-1.215 views

Kitorangpapuanews.com, Jayapura – Keseriusan Presiden Jokowi membangun berbagai infrastruktur di Papua mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan masyarakat dan politisi, namun upaya itu perlu didukung peran media massa dan media sosial dalam membangun optimisme dan nasionalisme.

Bobby Adhityo Rizaldi, Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Golkar mengatakan, di Jakarta, Senin, mengatakan, masifnya pembangunan infrastruktur di Papua menjadi bukti nyata keseriusan Pemerintahan Jokowi memajukan Papua.

Bobby mencontohkan pembangunan jalan trans papua yang menghubungkan Papua dan Papua Barat, jembatan, bandara, bendungan.

“Kita harus mengakui, untuk Papua sudah banyak sekali yang dilakukan Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla. Sampai sekarang sudah enam kali Jokowi berkunjung ke Papua. Dana yang diberikan Pemerintah Pusat ke Papua juga sangat besar,” kata Bobby Adhityo dalam diskusi di Gedung Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Diskusi ini diadakan Social Media for Civic Education (SMCE) dengan tema: Peran Media Dalam Membangun Optimisme Dan Nasionalisme Papua. Selain Bobby Adhityo, hadir juga sebagai narasumber peneliti senior LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), Adriana Elisabeth dan Direktur Eksekutif Komunikonten, Hariqo Wibawa Satria.

“Kita harus memahami sejarah Papua, tanpa itu kita tidak bisa bicara tentang Papua. Mereka di Papua adalah saudara-saudara kita, bukan orang lain. Kita dari LIPI mengusulkan dialog nasional terkait Papua, tujuannya agar kita saling memahami, bahwa Papua adalah NKRI,” ujar Adriana Elisabeth.

Pembangunan yang dijalankan oleh pemerintahan jokowi mulai dirasakan oleh masyarakat Papua, bahkan kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang teriak merdeka saja sudah banyak yang kembali ke pangkuan NKRI.

“Mereka (OPM) sudah merasakan dan mengapresiasi pembangunan di Papua, dan mereka sadar bahwa Papua justru akan terpuruk jika terpisah dari Indonesia,” tambah Adriana Elisabeth.

Sejauh ini tercatat sudah ratusan orang dari kelompok OPM yang kembali ke pangkuan NKRI dan saat ini sudah lebih maju dan berkembang, ada yang mendapatkan beasiswa sekolah serta diberikan kesempatan untuk berkarier dibidang dan kemampuannya masing-masing. (**)

News Feed