oleh

SEPAKAT !!! KEPALA DAERAH WILAYAH TABI DAN SAIRERI MINTA OTSUS TERUS BERLANJUT

-Artikel, Berita, News-82 views

Kitorangpapuanews.com – Para kepala daerah di Tanah Tabi dan Saireri sepakat untuk mendukung kelanjutan Otonomi Khusus (Otsus) Papua.

Forum kepala daerah yang berada di dua wilayah adat di Papua yakni Tabi dan Saireri, menggelar Workhsop untuk mengevaluasi 19 tahun implementasi Otsus di Tanah Papua, khususnya di dua wilayah adat tersebut.

Total ada sembilan kabupaten atau kota yang tergabung dalam forum tersebut diantaranya adalah Kota dan Kabupaten Jayapura, Keerom, Sarmi dan Mamberamo Raya dari wilayah adat Tabi.

Sementara itu dari wilayah adar Saireri ada empat Kabupaten yakni, Kabupaten Kepulauan Yapen, Waropen, Biak Numfor dan Supiori.

Bupati Kepulauan Yapen, Tonny Tesar mewakili wilayah adat Saireri mengatakan, evaluasi implementasi Otsus di Provinsi Papua ini memang harus dilakukan. Karena menurutnya di dalam UU No. 21 Tahun 2001 Implementasi Otsus di Papua memang harus di evaluasi setiap tahunnya.

“Pertama, saya koreksi pertanyaan dan pernyataannya ya, evaluasi Otsus setiap tahun itu bukan kata saya tapi kata undang-undang 21 Tahun 2001 itu sendiri. Dan evaluasi itu sangat diwajibkan” ujarnya.

Namun 19 tahun Otsus berjalan di Provinsi Papua tidak ada satu pihakpun yang berani melakukan evaluasi terhadap Implementasi Otsus di Provinsi Papua.

Padahal menurutnya yang berwenang untuk melakukan evaluasi Implementasi Otsus itu adalah tugas dari Provinisi Papua.

“Selama inikan tidak ada yang berani untuk melakukan itu, karena itu kami atas dukungan dari Pemkab dan Pemkot Jayapura melakukan evaluasi ini. Karena seharusnya yang melakukan evaluasi ini adalah yang diberikan kewenangan. Dalam hal ini adalah Pemerintah Provinsi Papua” jelasnya.

Ia mengungkapkan bahwa Pemerintahan Provinsi Papua memang pernah melakukan evaluasi namun waktunya sangat terbatas. Selain itu tidak terlalu jelas juga apa tindak lanjutnya.

“Itulah alasan mengapa kami Forum Pimpinan Kepala Daerah Tabi dan Saireri melakukan ini sendiri saat ini, kenapa kita baru lakukan saat ini karena banyak orang yang mengatakan Otsus ini gagal, sedangkan yang bilang gagal ini tidak bisa menunjukan gagalnya dimana dan karena apa” tegasnya.

“Jadi kalau kita bicara gagal, kira harus bicara target dulu. Apa target kita dan kita ukur dan apa yang kita kerjakan kita ukur sampai dimana. Jadi kalau kita bicara target yang kita kerjakan kita harus ukur dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM)-nya dulu karena itu merupakan satu ukuran bahwa suatu daerah itu maju atau tidak.

Ia juga menyatakan bahwa IPM di tiap-tiap daerah tabi dan Saireri mengalami peningkatan.

“Kota dan Kabupaten Jayapura IPM-nya sudah diatas rata-rata nasional, sementara kami di Yapen sudah cukup bagus. Apakah kita harus jalan di tempat, sambil menunggu saudara-saudsra kita yang IPM nya masih di bawah standar. Inikan sulit jadi, ini memang harus kita lakukan” jelasnya

Ditempat yang sama Ketua Forum Kepala Daerah Tabi dan Saireri Mathius Awoitauw menambahkan bahwa Pelaksanaan Otsus harus dievaluasi dan berlanjut, tetapi diterapkan dengan ketentuan dan kesepakatan bersama seluruh komponen masyarakat,” tegasnya.

News Feed