oleh

Sekretaris BMP : Jangan Buat Situasi Papua Tak Kondusif !

-Berita, News, Politik-127 views

Kitorangpapuanews.com Terkait dengan ajakan untuk mengibarkan bendera Bintang Kejora pada 19 Oktober (hari ini) oleh Presiden Negara Federal Papua Barat (NFRPB) Forkorus Yaboisembut,  tak hanya ditanggapi oleh Wakil Ketua I DPR Papua, DR Yunus Wonda melainkan muncul juga tanggapan dari Sekretaris Barisan Merah Putih (BMP), Yonas Nusi, Minggu (18/10).

Disini Nusi lebih tegas dengan meminta kelompok Negara Federal Republik Papua Barat (NFRPB) untuk tidak memprofokasi masyarakat guna menaikkan bendera yang akhirnya masyarakat harus diperhadapkan dengan hukum.

Selain itu dengan adanya pengibaran bintang kejora paling tidak akan mengganggu stabilitas keamanan di daerah. Padahal menurutnya tidak  lama lagi Papua akan menggelar event nasional dan kesan bahwa Papua aman kondusif harusnya dijaga, bukan sebaliknya.

“Ini  kita bicara umum saja, kalau akhirnya ada yang kibarkan lalu ditangkap, siapa mau tanggungjawab? Anak istri yang ditinggalkan bagaimana,” ujarnya,

Ia mengatakan tak perlu membuat Papua justru terlihat kerdil karena orang akan cemas. Ketika kondisi Papua saat ini sudah  tenang, seharusnya ini dijaga, bukan justru melahirkan kontrofersi dan dirinya berharap masyarakat tidak terprovokasi.

“Selain itu kelompok ini juga tidak bersatu, banyak faksi dan dari semua tujuannya rakyatlah yang akan jadi korban karenanya saya pikir pihak keamanan harus meminta pertanggungjawaban. Polda Papua perlu melakukan koordinasi sekaligus memberikan paham bagaimana aturan mainnya,” ujarnya.

Saat ini lanjut Yonas, Papua sudah tenang dan yang perlu dilakukan adalah bagaimana mengawal pembangunan. Lalu dalam rangka persiapan peresmian  stadion yang baru sebaiknya menenangkan diri untuk fokus.

“Kami putera puteri pejuang Trikora dan Pepera kami tidak akan terima ada yang membuat Papua tak kondusif. Kalau ada yang dirasa tidak tepat dan mengganjal silahkan datang ke pemerintah tapi jangan buat gerakan yang justru bisa menimbulkan korban bagi rakyat,” tegasnya.

News Feed