oleh

Sekjen PIF Pesimis Isu West Papua Akan Dibahas Di Forum PIF Ke-48

-Artikel, Sosial-1.937 views

Kitorangpapuanews.com, Jayapura – Sekretaris Jenderal Forum Kepulauan Pasifik (PIF), Dame Meg Taylor, menyampaikan bahwa dirinya pesimis bahwa suara mereka tentang West Papua akan didengar oleh para pemimpin yang menghadiri Pertemuan Pemimpin PIF ke-48 minggu ini, dihadapan demonstran yang berdemo dihadapan pemimpin dan delegasi PIF lainnya.

Dame Meg menyampaikan dirinya pesimis itu saat dia secara pribadi menemui para demonstran di depan Hotel Samoa Sheraton Aggie Grey, Senin (6/9/2017) pagi.

“Dame Meg pesimis karena pergerakan kelompok yang menyuarakan West Papua sudah banyak diketahui oleh dunia telah melakukan kecurangan-kecurangan,” kata pemimpin demonstrasi tersebut, Unasa Iuni Sapolu, Kamis (7/9/2017).

Unasa yang merupakan seorang pengacara terkemuka di Samoa mengatakan para demonstran adalah anggota Serikat Pekerja Selandia Baru, Serikat Petani Samoa, Pejuang Iklim Pasifik dan para pendukung Free West Papua, bergabung untuk berdemonstrasi di luar pertemuan PIF, namun setelah mendengar Dame Meg pesimis dan menjelaskan alasannya karena manuver-manuver politik Benny Wenda telah banyak betindak curang, mereka pun kecewa.

“Sekretariat Forum Dame Meg Taylor secara pribadi menemui para demonstran sebelum berangkat ke Sheraton,” kata Unasa.

Para demonstran awalnya meneriakkan “Freedom for West Papua” dan menyanyikan lagu-lagu perjuangan dari Mau, namun setelah mendengar Dame Meg pesimis, maka teriakkan pun berhenti dan tak lama membubarkan diri, karena merasa sia-sia.

Selain itu, karena para demonstran ini tidak memiliki izin berdemo, polisi setempat meminta mereka untuk membubarkan diri.

Jerome Mika dari Serikat Pekerja Selandia Baru lalu berbicara dengan Unasa, bahwa mereka akan berhenti mendukung free west papua dengan alasan membuang waktu sia-sia tanpa hasil. (*)

 

News Feed