oleh

Seharusnya Warga Papua Memiliki Indeks Kebahagiaan Yang Tinggi

Kitorangpapuanews.com, Jayapura – Indeks Kebahagiaan atau yang dikenal juga dengan Index of Happiness adalah salah satu indikator yang digunakan untuk mengukur kesejahteraan masyarakat berdasarkan tingkat kebahagiaan masyarakat.

Semakin tinggi nilai indeks menunjukkan tingkat kehidupan yang semakin bahagia, demikian pula sebaliknya, semakin rendah nilai indeks maka penduduk semakin tidak bahagia. Indeks kebahagiaan merupakan indeks komposit yang disusun oleh tingkat kepuasan terhadap 10 aspek kehidupan yang esensial.

Kesepuluh aspek tersebut secara substansi dan bersama-sama merefleksikan tingkat kebahagiaan yang meliputi kepuasan terhadap: 1) kesehatan, 2) pendidikan, 3) pekerjaan, 4) pendapatan rumah tangga, 5) keharmonisan keluarga, 6) ketersediaan waktu luang, 7) hubungan sosial, 8) kondisi rumah dan aset, 9) keadaan lingkungan, dan 10) kondisi keamanan.

Papua melalui UU Otsus memiliki anggaran dan peluang untuk mengembangkan bidang kesehatan, pendidikan dan ekonomi. Saat ini pemerintah fokus dengan pengembangan bidang kesehatan dan pendidikan, diharapkan beberpa tahun kedepan Papua sudah mencapai indeks kebahagiaan aspek kesehatan dan pendidikan.

Ruang pekerjaan dan pendapatan rumah tangga terbuka sangat luas di Papua, selain kesempatan berkarier di pemerintahan, Papua pun memiliki perusahaan tambang terbesar di dunia, dengan peningkatan taraf pendidikan di Papua diharapkan masyarakat Papua dapat menjadi pemeran utama di perusahaan tambang terbesar tersebut.

Keadaan lingkungan dan aset wilayah membuat Papua menjadikan provinsi yang luar biasa, sehingga seharusnya masyarakat Papua dapat memanfaatkan keadaan lingkungan yang masih terjaga dan aset wilayah yang melimpah. Dengan ketersediaan waktu luang yang banyak, seharusnya masyarakat Papua punya lebih banyak kesempatan untuk mengembangkan diri dan wilayahnya.

Namun demikian, beberapa aspek masih menjadi kendala di Papua antara lain keharmonisan keluarga, karena masih terjadi beberapa kasus perceraian dan perselingkuhan, hubungan sosial yang kurang terbuka dengan dunia luar dan pendatang, serta kondisi keamanan, karena masih banyak kelompok-kelompok separatis yang selalu membuat kerusuhan di wilayah Papua.

Walaupun masih terdapat beberapa aspek yang belum maksimal, namun Papua sudah mencapai 70,45% indeks kebahagiaan seperti dilansir Badan Pusat Statistik Tahun 2014. (Dees)

News Feed