oleh

Sah, Surat Keputusan Pemuda Adat Papua Diterbitkan

-News, Publik-478 views

Kitorangpapuanews.com – Kota Jayapura – Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Provinsi Papua, Lenis Kogoya telah menandatangani surat keputusan (SK) keabsahan organisasi Pemuda Adat Papua (PAP), termasuk SK tersebut telah di legalisir keabsahannya di Sekretariat Negara.

Ketua PAP, Jan Christian Arebo menyebutkan dengan begitu maka organisasi PAP legalitas sesuai dengan hukum berlaku. Termasuk organisasi PAP telah terdaftar di Kesbangpol Papua.

“Pasca keabsahan legalitas ini, kami akan melaksanakan melakukan rapat kerja (raker), sesuai dengan AD/ART dalam organisasi ini dan menyusun program kerja untuk 5 tahun ke depan,” ujar Jan, Kamis 12 September 2019.

Lanjut Jan, dengan begitu tak ada lagi yang mengatasnamakan atau mencatut organisasi PAP, baik tingkat kota/kabupaten, dalam rangka kepentingan individu atau kelompok. “Jika ada lagi organisasi PAP dengan kepengurusan yang berbeda, kami pastikan itu ilegal,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum PAP, Marianus Komanik menyebutkan PAP terbentuk atas dasar keprihatinan, banykanya kelompok fungsional dan lainnya yang mengatasnamakan adat, sekolah adat, dan segala macam. Namun organisasi mengatasnamakan pemuda adat belum ada, maka dari itu PAP hadir untuk menjaga konteks adat yang dimaksud.

Kata Marianus, banyak persoalan adat yang perlu adanya keterlibatan pemuda adat, contohnya bagaimana budaya masyarakat Papua semakin punah, lalu bagaimana pemuda terlibat dalam proses perlindungan adat, bahasa, termasuk permasalahan tanah adat yang kompleks.

2013 organisasi PAP dideklarasikandan sampai saat ini sudah berganti dua kali kepemimpinan. Kedepannya, PAP berharap peran pemuda adat lebih fokus untuk terlibat dalam pembangunan di tanah Papua, ini akan dirumuskan dalam raker daerah. “Hingga kini baru ada perwakilan cabang PAP di Keerom dan Kabupaten Jayapura,” ucapnya.

Dewan Pendiri PAP, Nattan Ansanay menyebutkan dengan keabsahan surat legalitasi soal organisasi PAP, maka rumah seluruh pemuda terdapat pada 7 wilayah adat. Kedepan, PAP akan terus berkoordinasi dan membantu pemerintah dalam kemajuan pembangunan di Papua.

“Termasuk PAP akan bicara ke Pemda dan MRP agar nantinya ada keterwakilan pemuda di dalam MRP, sehingga para pemuda ini memilii identitas, serta dapat menyuarakan hal-hal yang terjadi di Papua,” ujarnya.

Lanjut Nattan, nantinya PAP akan merangkul pemuda pada 7 wilayah adat, mulai dari Papua dan Papua Barat, serta membangun hubungan kerjasama ke pimpinan daerah di wilayah masing masing.

Dalam kesempatan itu, PAP juga menyerahkan SK mandat tugas PAP cabang Keerom yang diterima oleh Ketua PAP cabang Keerom, Laurens Borotian.

News Feed