oleh

Saat Hujan Deras Bikin Banjir Wasior

-News, Publik-393 views

Kitorangpapuanews.com – Manokwari —  Akibat Hujan deras, warga mendiami bantaran Kali Angris, Distrik  Wasior, Teluk Wondama, Papua Barat, senin kemarin terpaksa mengungsi karena air kali meluap dan membawa material batu dan kayu.

Santi May ketika dikonfirmasi Kitorang dari manokwari membenarkan informasi tersebut. Santi menjelaskan,  Kali anggris yang tepat berada di pusat kota tepat di wilayah Mansabuai dan sekitarnya meluap mengakibatkan banjir datang sekitar pukul 20.30 Wpb.

Beberapa waktu terakhir memang cuaca ekstream dan hujan deras mengguyur kota wasior bertahan beberapa jam itu, menyebabkan sehingga debit air cukup tinggi membuat kali angris sudah tidak mampu menampung lauapan air, sehingga meluap ke jalan dan masuk ke rumah warga.

Iya benar di sini hujan deras sehingga Air naik sekitar lutut orang dewasa,. kali yang banjir Sanduai, Rado, munggurai yang meluap itu dari kali Anggris meluap dibagian kota sini, tepat di tempat tinggal kami sehingga kita langsung bergerak cepat amankan diri ke gunung,” ucapnya melalui sambungan telepon, senin, (24/12/2019) kemarin.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Manokwari, George L. M. Randang,  menjelaskan setelah luapan air tidak lama kemudian Tim pos siaga wondama tiba ditempat dan mengevakuasi warga  ke lokasi yang lebih aman di puncak gunung.

Kali Angris merupakan pemisah antara kelurahan wasior dan kampung wasior, akibat luapan air itu hingga jalan sekitar taman kota terkena endapan lumpur setinggi sekitar kitar 20 cm.

Dilaporkan, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, hanya hanya pelabuhan dan beberapa tempat lainnya.

Warga Telah Kembali ke Rumah

Banjir Kali anggris menekan volume air tinggi sehingga, meluap, merendam sebagian Rumah warga yang tepat berada di pusat kota tepat di wilayah mansabui tepat didalam pusat kota Wasior kembali surut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Manokwari, George L. M. Randang, melalui Humas Basarnas Manokwari. M. Hariul  mengatakan pada pukul 02:40 wit pantauan Tim SAR Gabungan pastikan sudah aman.

“[Pantauan kami] kali aggris sudah mulai surut dan masyarakat yang terdampak banjir sudah mulai kembali kerumah,” katanya kepada wartwan di manokwari, selasa, (24/12/2019).

Setelah dipastikan aman maka operasi SAR Gabungan dinyatakan selesai dan operasi SAR di usulkan di tutup.

PERKIRAAN CUACA*

– Hujan Ringan

– Kecepatan angin 3 – 15 kts dari barat laut menuju Timur laut

– Jarak : 11.57 Km

– Heading : 344.42°

Kabud Humas Polda Papua Barat Mathias Krey, mengatkan pasca banjir yang terjadi tidak ada korban jiwa hanya kerusakan bangunan dan kendaraan milik warga.

News Feed