oleh

Resahkan masyarakat, anggota KKB ini dilumpuhkan aparat

-Artikel, Kriminal, Sosial-3.374 views

Kitorangpapuanews.com, Illaga – Kontak tembak antara aparat dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) / TPN-OPM Anti Pembangunan Papua pimpinan Kalenak Murib di wilayah Illaga.

Dalam kontak tembak tersebut mengakibatkan salah satu anggota KKB/TPN-OPM tersebut tewas dan diketahui bernama Beti Murib. Di sebutkan kontak tembak itu terjadi pada Jumat tanggal 7 Juli 2017 pukul 15:10 WIT.

Menurut informasi yang di terima Kitorangpapuanews.com, kontak senjata itu terjadi di Kampung Kago, Ilaga, Kabupaten Puncak, dimana personil aparat keamanan dari pos illaga melakukan pengejaran berdasarkan laporan warga.

Sebelumnya warga melaporkan bahwa telah terjadi kekacauan dan keresahan di masyarakat karena Beti Murib bersama satu orang rekannya mengacung-acungkan senjata ke arah warga sambil teriak-teriak, warga ketakutan dan melaporkan hal tersebut kepada pos aparat keamanan setempat.

Kemudian sebanyak 9 orang personel pos keamanan illaga mendatangi TKP untuk memberikan rasa aman kepada warga sekaligus mengamankan pelaku. Namun ketika pelaku melihat ada aparat, pelaku melepaskan tembakan kemudian melarikan diri.

Terjadi pengejaran kurang lebih sejauh 1 Km oleh 9 anggota pos terhadap 2 orang anggota KKB/TPN-OPM Anti Pembangunan yang membawa senjata, masuk wilayah Ilaga dan berlari ke arah sungai.

Setelah dilakukan penyisiran sekitar pukul 15:10 WIT, dua anggota pos bertemu dengan pelaku yang pada saat itu menodongkan pistol ke arah salah satu aparat keamanan. Melihat kejadian tersebut, aparat yang lainnya melepaskan tembakan ke arah pelaku yang mengakibatkan pelaku tewas ditempat.

Dari informasi yang kami dapatkan, Beti Murib merupakan adik bungsu dari Kalenak Murib (anggota KKB pimpinan Lekagak Telenggen) bersama mereka ikut diamankan 1 Pucuk senjata Pistol Revolver, 5 butir munisi kaliber 9 mm, 2 butir kelongsong, 1 buah Handphone, 1 buah Dompet, 1 Noken bermotif Bintang Kejora.

Menurut Pabung Koramil ilaga Mayor inf Ahmad Setelah jasad pelaku di identifikasi bahwa benar korban merupakan Pok TPN/OPM dengan barang bukti 1 pucuk Revolver beserta 5 munisi.

Sekda Kab. Puncak Abraham bisay, atas kejadian ini menyampaikan kepada masyarakat melalui klasis-klasis bahwa kita semua wajib menjaga keamanan di wilayah ilaga dan jangan membawa senjata masuk ke wilayah ilaga. Karena apabila melakukan hal tersebut maka akan berhadapan dengan aparat TNI/Polri sebagai pelindung rakyat.

Jenazah pelaku setelah dididentifikasi langsung diserahkan kepada keluarga yang diwakili oleh Tampan Murib serta penyerahan bantuan berupa uang sejumlah 150 juta dari pemda kepada keluarga pelaku. (Dees)

News Feed