Rencana Besar dibalik pembangunan jalan Trans Wamena-Mumugu

oleh
Jalan Trans Wamena-Mumugu (Dok Istimewa)

Jayapura – Bentuk perhatian Pemerintah Pusat kepada Papua sebagai Provinsi yang istimewa terus menerus mengalir tanpa henti. Dikatakan istimewa karena Papua merupakan Provinsi dengan kucuran dana terbesar dari Negara melalui program Otonomi Khusus.

Dana otsus yang diberikan merupakan sebuah peluang besar bagi Provinsi Papua untuk melaksanakan pembangunan-pembangunan, baik pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, fasilitas umum dan pariwisata.

Diharapkan dengan dana otsus ini Provinsi Papua dapat mewujudkan percepatan dalam pembangunan. Salah satu pembangunan infrastruktur yang sedang ramai jadi perbincangan adalah pembangunan jalan Trans Papua Wamena-Mumugu sepanjang 284 kilometer.

Ramainya perbincangan tentang jalan Trans Papua ini dikarenakan fenomena-fenomena yang unik dan menantang selama berjalannya pembangunan Trans Papua. Fenomena unik yang pertama adalah negosiasi dan pembukaan lahan untuk Trans Papua yang terbentur dengan hak ulayat dan adat-istiadat suku di Papua, sehingga hal ini menjadi unik karena pemerintah dituntut untuk melakukan komunikasi yang baik kepada masyarakat adat sekitar.

Selain fenomena yang menarik, kedua, ada juga fenomena yang menantang pembangunan jalan Trans Papua, yaitu faktor geografis yang cukup sulit karena melewati penunungan dan lembah dengan jarak yang sangat panjang dan faktor cuaca yang ekstrim. Fenomena ketiga yang dianggap paling menantang dan menghambat pembangunan adalah adanya gangguan keamanan yang dilakukan oleh Kelompok Separatis Bersenjata (KSB) kepada para pekerja maupun alat proyek yang diggunakan.

Sangat disayangkan adanya gangguan keamanan dari KSB tersebut, karena pembangunan Trans Papua ini menyimpan tujuan yang sangat mulia dan besar khususnya bagi kesejahteraan masyarakat Papua. Bila selesai dibangun maka diharapkan berbagai kebutuhan masyarakat dapat diangkut melalui jalan darat karena di Mumugu akan dibangun pelabuhan.

Ke depan Trans Papua akan menjadi jalur perdagangan yang strategis, tentunya kebutuhan masyarakat di daerah pegunungan dapat dengan mudah terpenuhi dan tentunya dengan harga yang jauh lebih murah dari sekarang. Semoga, atas seijin Tuhan pembangunan Trans Papua ini dapat berjalan dengan lancar, aman dan membawa manfaat bagi kesejahteraan masyarakat Papua. (DS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *