oleh

Rencana Aksi Mahasiswa jalin Pertemuan Daripada Gelar Aksi Demo

-Berita-219 views

Kitorangpapuanews.com – “Adanya rencana aksi mahasiswa asal Jayawijaya di Kota Wamena terkait masalah biaya studi akhir, maka kami telah mengumpulkan beberapa mahasiswa yang dipercayakan menjadi koordinator, untuk kami fasilitasi bertemu Perwakilan Pemda dan DPRD Jayawijaya,” ungkapnya Jumat (17/1) kemarin.

Kapolres Jayawijaya AKBP Dominggus Rumaropen menyatakan bahwa pada prinsipnya  pihaknya tidak melarang mahasiswa untuk menyampaikan aspirasinya. Namun, untuk  menghindari keresahan  yang masih trauma dengan aksi demo, maka Polres Jayawijaya memfasilitasi mahasiswa Jayawijaya untuk bertatap muka langsung dengan pemerintah Jayawijaya dan DPRD Jayawijaya.

Tujuan dipanggilnya beberapa mahasiswa itu agar,  apa yang nantinya disampaikan kepada pemerintah tidak dilakukan dalam satu aksi yang besar, namun dilakukan dengan jalan terbaik atau bertatap muka langsung.  “Kami tak ingin menyampaikan sesuatu harus dengan demonstrasi, apalagi sampai melakukan mobilisasi massa dalam jumlah yang besar, karena Kota Wamena saat ini masih dalam tahapan pemulihan akibat rusuh tanggal 23 September 2019 lalu.” katanya.

Ia menyatakan jika kerusuhan yang membuat masyarakat trauma di Jayawijaya belum lama terjadi, saat ini kota ini mulai pulih, semua aktifitas mulai berjalan dengan baik dan hal ini patut disyukuri, pihak kepolisian telah melakukan razia dan patroli di beberapa titik baik dalam kota maupun pinggiran Kota Wamena.

Upaya yang dilakukan Polres Jayawijaya, jelas Rumaropen, tentunya tidak melarang setiap orang atau warga negara yang hidup untuk menyampaikan aspirasinya, namun dalam menyampaikan aspirasinya harus dengan cara dan jalan yang terpuji atau bisa dipertanggungjawabkan.

 

News Feed