oleh

“RATU PROVOKATOR”, VERONICA KOMAN MENDUKUNG AKSI PELANGGARAN HAM BERAT OLEH KKSB OPM ! ! !

-Artikel, News-1.627 views

Kitorangpapuanews.com- “RATU PROVOKATOR”, sangat tepat diberikan kepada veronica koman dengan berbagai kepalsuan data dan menjual derita masyarakat papua selama ini diluar negeri.

Pernyataan Veronica koman menuduh aparat keamanan sebagai pelanggar HAM di Papua, sangat kontra produktif dengan fakta sesungguhnya yang ada. Berdasarkan fakta hukum peristiwa kerusuhan yang terjadi di Papua di dalangi oleh Komite Nasional Papua Barat (KNPB), Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) dan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB OPM) yang mengakibatkkan puluhan korban nyawa melayang, perang rasisme, pembakaran gedung pemerintah, perusakan sekolah dan penjarahan toko-toko.

Kepalsuan data yang diberikan veronica koman selama ini dan memutar balikan fakta yang sebenarnya bahwa yang terjadi adalah KNPB, AMP dan OPM yang melakukan Pelanggaran HAM dengan membantai masyrakat sipil.

Veronica koman melakukan provokasi masyarakat papua untuk melakukan makar terhadap negara RI. Jejak Veronica koman sebagai pengacara menangani kasus-kasus pelanggaran hukum para aktivis KNPB, AMP dan KKSB OPM, dengan gigihnya dan bersemangat Veronica koman membela para aktivis makar dan pemberontak negeri ini.

Fakta peristiwa Pelanggaran HAM yang dilakukan KNPB, AMP dan KKSB OPM :

  1. Aksi kebrutalan KKSB OPM pada masyarakat sipil di Kampung Olenki, Muara, Ilaga pada Tanggal 17 September 2019. 1 orang balita tak berdosa hingga meninggal dan 6 orang masyarakat mengalami luka-luka.
  2. (KKSB) melakukan pembantaian terhadap kedua tukang ojek hingga tewas La Ode Alwi (34) dan Sattiar B alias Midun ( 25) di Kampung Amunggi, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak. Kamis (26/9) pukul 12.53 WIT.
  3. KNPB melakukan penembakan Sabtu (28/9/2019) sekitar pukul 12.30 WIT di Kios Ojong yang tepat berada di ujung Bandara Ilaga, Warga bernama Syahrudin ditembak hingga tewas di tempat.
  4. Peristiwa penghadangan dan penembakan terhadap warga sipil bernama Herianto (31), La Soni (25) dan Rijal (31) hingga tewas di tempat

Korban yang berjatuhan di tangan KKSB OPM tidak membuka hati veronica koman untuk melihat dan menangani kasus pelanggaran HAM ini. Padahal fakta sudah jelas dan terbukti kejadian pelanggaran HAM yang dilakukan KNPB, AMP dan KKSB OPM saat ini.

Ada apa dengan Veronica koman aktivis HAM tidak membela warga sipil yang jadi korban pelanggaran HAM oleh KKSB OPM?.

Saat ini perempuan kelahiran Medan 14 Juni 1988 ini sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh aparat kepolisian dengan dijerat sejumlah pasal yaitu UU ITE, UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana, KUHP Pasal 160, dan UU Nomor 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis.

Provokasi yang dilakukan veronica koman telah meresahkan dan merusak kedamaian masyaraka di Papua. Aparat TNI-POLRI untuk mengambil langkah tegas dengan menangkap dan Mengadili “Ratu Provokator” veronica koman ini segera.

News Feed