oleh

Polri Ajak Masyarakat Papua Ikut Berjaga dari Gangguan KKB

-News, Politik-321 views

Kitorangpapuanews.com – Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono mengatakan satuan tugas di Papua terus melakukan patroli bersama masyarakat dan saling berkomunikasi dalam memberikan informasi terkait penanganan kelompok kriminal bersenjata (KKB).

“Satgas Nemangkawe masih di sana komunikasikan dengan masyarakat. Kita patroli bersama, kita ajak masyarakat di sana menjaga. Kita juga mengajak untuk tukar-menukar informasi dari kelompok-kelompok kriminal bersenjata yang akan mengganggu mereka,” kata Argo dalam Rakernis SDM Polri di Pusat Pendidikan Administrasi (Pusdikmin) Polri, Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (11/3/2020).

Ia mengungkapkan bahwa saat ini kondisi di Tembagapura, Mimika, Papua, dalam situasi kondusif. “Kami dapat informasi dari Papua, saat ini situasi kondusif,” jelasnya.

Dia melanjutkan, terkait opsi penambahan personel masih dalam evaluasi pihaknya. Argo menegaskan, sejauh ini kekuatan Satgas Nemangkawe dinilai sudah cukup. Total ada 5.000 personel yang terdiri dari TNI dan Polri.

“Kita evaluasi apa perlu atau tidak (tambahan personel). Saat ini masih cukup ya di sana. Sekitar 5.000 personel Satgas Nemangkawe dari TNI dan Polri di sana yang berkaitan dengan penegakan hukum di Papua sana,” kata dia.

Sekadar diketahui, sepanjang Maret 2020 sedikitnya ada tiga kasus penembakan di Mimika, Papua. Pada Senin 9 Maret, Pos Koramil Jila diserang KKB hingga menewaskan seorang Babinsa TNI AD yang sedang bertugas yakni Serka La Ongge.

Lalu pada 5 Maret, Pos TNI di Banti, Distrik Tembagapura, Mimika, juga ditembak kelompok kriminal bersenjata. Peristiwa ini hanya berselang dua hari setelah penembakan terhadap mobil patroli Polsek Tembagapura.

News Feed