oleh

Polisi Buru Penyebar Hoaks “Indonesia racuni penduduk Papua”

Wamena, Kitorangpapuanews.com — Kapolres Jayawijaya, Provinsi Papua, Ajun Komisaris Besar Polisi Tonny Ananda Swadaya memastikan akan memburu penyebar hoaks yang mengatakan bahwa “Indonesia meracuni penduduk asli Papua” disertai foto seorang pria berbaju ASN yang tergeletak di trotoar.

“Kelompok elit separatis ini menyebar hoaks bahwa oknum pegawai itu diracuni oleh bangsa Indonesia. Jadi isunya dia keracunan makanan dan kami akan buru penyebar hoaks itu. Kejadiannya kemarin,” kata Kapolres Tonny Ananda Swadaya di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Selasa (5/11).

Menurut keterangan polisi, pria berbaju ASN yang diduga meninggal itu hanya tertidur di trotoar pada Senin, (4/11) karena mabuk pinang.

“Orang yang ada di dalam foto itu sehat, dia tidak meninggal. Itulah isu yang selalu ditebarkan oleh kelompok tertentu agar memancing Wamena biar tidak aman,” katanya.

Sementara, Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua mengatakan warga yang difoto lalu diposting dengan keterangan meninggal dunia, merupakan seorang pegawai Pemda.

Jhon memastikan telah memanggil pegawai bersangkutan untuk meminta penjelasan terkait fotonya yang beredar dengan keterangan diracuni.

Berdasarkan keterangan ASN tersebut kepada bupati, ia tertidur di trotoar karena mabuk setelah makan pinang.

Bupati mengatakan belakangan ini kabar bohong yang dihembuskan oleh oknum tidak bertanggungjawab masih terus beredar dan meresahkan masyarakat.

“Forkopimda Jayawijaya terus berkoordinasi terkait antisipasi kabar bohong, sebab ada orang yang sengaja mengganggu keamanan di sini. Misalnya hoakstentang demonstrasi di sekolah-sekolah minggu lalu,” katanya. (

News Feed