oleh

Pesan Gubernur Papua Barat Hasil Mubes Suku Imekko Harus Aktif Memberikan Manfaat

-Berita-284 views

Kitorangpapuanews.com – Menurut Dominggus, asal-usul tentang adat istiadat dan tata bahasa mempunyai arti yang menunjukkan sejumlah suku yang diikat dengan satu wilayah, Inawatan terdapat beberapa suku yang mempunyai bahasa yang sama “Bahasa Yamuet” yaitu, Suku Imekko gabungan dari Suku Inawatan, Metemani, Kais, dan Kokoda.

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan mengatakan, ikatan Suku Imekko diharapkan bukan sekadar organisasi apatis, tapi aktif memberikan manfaat kepada mereka yang bergabung dalam wadah ini.

“Dengan terlaksananya musyawarah besar (mubes) Suku Imekko diharapkan hasilnya dapat dikembangkan lebih baik,” kata Dominggus saat membuka mubes Suku Imekko, Inawatan, Metemani, Kais dan Kokoda tahun 2020 di Gedung Serbaguna Sirambe, Kota Sorong, Papua Barat, Jumat, 17 Januari 2020.

“Kata Kokoda memiliki artinya Danau “lebih mendekati rawa-rawa” di mana terdapat air yang berwarna pekat atau seperti warna teh dan di sekelilingnya ada tanaman pohon Sagu,” jelas Dominggus dalam siaran persnya yang diterima kaparpapua, Jumat siang, 17 Januari 2020.

Sedangkan sumber mata pencahariannya, kata Dominggus, yakni nelayan karena posisi tempat tinggal yang berada di pesisir pantai, serta hidup bercocok tanam dalam kehidupan sehari-hari. “Itulah sejarah singkat Imekko,” katanya.

Menurut Dominggus, jika dikaji lebih dalam tentang keberadaan Suku Imekko, maka perlu dibahas dengan melakukan kegiatan mubes, dimana ada banyak hal yang perlu dibahas bersama dalam membentuk struktur adat suku

“Membentuk pengurus, Lembaga Masyarkat Adat (LMA) Provinsi Papua Barat dapat mengukuhkan struktur kepemimpinan adat suku dalam wilayah adat Suku Imekko. Yang melantik nanti adalah LMA Provinsi Papua Barat periode 2019-2024,” terang Dominggus yang juga Kepala Suku Besar Arfak.

Tak hanya itu saja, kata Dominggus, harus ada pembahasan tentang kehidupan sosial, pendidikan, kesehatan, pertanian, kehutanan, perkebunan, perikanan dan unsur sosial kebudayaan, serta keagamaan.

“Sehingga diharapkan nanti setelah selesai kegiatan ini dapat dikaji lebih lanjut dan dapat bekerjasama dengan pemerintah kabupaten atau pemprov agar dapat meningkatkan pengetahuan dan ekonomi di bidang masing-masing,” jelas Dominggus

 

News Feed