PERSIAPAN NATAL, JANGAN ADA PENGUSAHA YANG JUAL MIRAS

oleh

Timika, Kitorang Papua – Bulan Desember merupakan bulan dimana kaum Nasrani merayakan hari Natal. Terlebih di Papua yang mayoritas masyarakat memeluk agama Nasrani. Bulan Desember merupakan bulan yang penuh kedamaian dan ketentraman. Oleh karenanya, diharapkan para penjual miras, khususnya di Timika agar tidak menjual miras selama bulan Desember. Hal ini diungkapkan Markus Timang, anggota Komisi A DPRD Kabupaten Mimika.

“Saya minta di bulan Desembar jangan ada pengusaha yang menjual miras, ini untuk menjaga Kamtibmas bersama,” kata Markus Timang di kantor Gedung DPRD Mimika, Papua, Jumat (23/11).

Dampak karena menenggak miras cukup besar belakangan ini. Karena itu, ia menekankan, supaya toko-toko yang menjual miras harus tutup sementara, khususnya pada Desember besok.

“Desember adalah bulan yang tenang bersama keluarga, apalagi mau hari raya (Natal) nanti,” tuturnya.

Markus menegaskan, jika permintaan dari DPRD tidak diindahkan para pengusaha miras, maka pihaknya akan bersikap tegas. Bisa jadi dengan menutup paksa toko-toko tersebut.

“Jangan hanya pikir keuntungan. Karena, sebagai orang Papua tentunya menginginkan daerahnya aman dari segala bentuk kejahatan,” ungkapnya.

Kitorang dengan segenap hati dan jiwa mempersiapkan perayaan hari Natal bersama keluarga, mengharapkan Papua selalu aman dan kondusif. (*)