oleh

Pergerakan KKSB OPM Terpantau ke Tembagapura Akan Kuasai Freeport

-Artikel, News-1.072 views

Kitorangpapuanews.com“Mereka ini (KKSB OPM) ingin menguasai area pertambangan Freeport. Kami terus melakukan tindakan mengatasi kelompok ini,” jelas Paulus, dalam keterangan pers di Timika, Sabtu 29 Februari 2020. Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw menyebutkan ada indikasi sejumlah kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB OPM) sedang berkumpul dan bergerak kearah Tembagapura.

Kata Paulus, indikasi ini dipertegas dengan aksi kekerasan dari KKSB OPM yang sengaja membuat gangguan di Puncak, Wamena, Intan Jaya dan akhirnya mengarah ke arela tambang PT Freeport Indonesia di Tembagapura, Timika.

Paulus menyebutkan  akan tetap melakukan penegakan hukum terhadap KKSB OPM. Ia mengakui mengalami kesulitan dalam melumpuhkan pergerakan kelompok karena beberapa faktor alam, geografis, penguasaan medan dan lingkungan. Paulus juga meminta kerjasama masyarakat tak ikut membantu pergerakan KKSB OPM.

“Jika masyarakat ada yang melihat pergerakan pelaku (KKSB OPM) yang berkeliaran di wilayahnya, segera diinformasikan kepada kami. Termasuk kepada para pihak untuk tak memutar balikan fakta yang seakan – akan aparat keamanan tidak melakukan upaya tindakan hukum,” katanya.

Termasuk dengan gugurnya Bharatu (anumerta) Doni Priyanto, korban dari kekerasan KKSB OPM, maka kepolisian tetap melakukan penegakan hukum.

“Atas nama pimpinan Polri dan Polda Papua, beserta jajaran, kami menyampaikan turut berduka atas gugurnya anggota kami,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata memastikan pelaku penembakan Bharatu Doni adalah pelaku yang sama dengan pelaku penyanderaan 3 guru  di Kampung Arwanop.

“Kami tidak akan memberikan kesempatan kepada mereka  (KKSB OPM) dalam pergerakan. Kami akan bekerjasama dengan masyarakat sipil, adat dan agama untuk menjaga keamanan di Tembagapura maupun di Timika,” ujarnya.

News Feed