PERESMIAN GEREJA LACHAIROI APAHAPSILI DI YALIMO

oleh

Yahukimo, Kitorang Papua – Berkat upaya semua pihak akhirnya gereja baru dapat diresmikan. Agar masyarakat Papua semakin dekat dengan Tuhan. Dengan adanya gereja baru ini, masyarakat diharapkan dapat menebar kedamaian dan cinta kasih Tuhan dimana pun berada.

Ketua Sinode Pdt. Andrikus Mofu, diwakili oleh wakil ketua Sinode Pdt. Hiskia Rollo, meresmikan gedung Gereja baru Lachairoi Apalapsili klasis Yalimo Utara dan gedung baru sekolah alkitab di Apalapsili kemarin Kamis, (22/11).

Peresmian yang ditandai dengan pengguntingan pita di gedung gereja ini bertepatan dengan injil masuk di wilayah Apahapsili kabupaten Yalimo. Dalam prosesi penguntingan Wakil Ketua Sinode Pdt. Hiskia Rollo mengatakan, kegiatan seperti ini bagian dari tugas dan tanggungjawab terhadap Gereja Kristen Indonesia (GKI) di seluruh tanah Papua.

“Ini sudah menjadi tugas kami, baik di wilayah pegunungan maupun pesisir,” katanya.

Di saat bersamaan Pdt. Apsalom Takayeitouw dari biro pendidikan GKI di tanah Papua secara resmi melakukan penguntingan pita di sekolah alkitab yang sudah dibangun di Apalapsili. Ia mengatakan dari sekolah inilah banyak penginjil yang sudah selesai dan menyebar mewartakan injil di seluruh pelosok tanah Papua.

“Ke depan sekolah ini diharapkan bisa benar-benar menjadi bagian dari peningkatan kualitas iman. kami mengunting sekaligus membuka pintu sekolah alkitab ini, agar ke depan penginjil dan penatua yang mengapdi di masing-masing jemaat bisa diajarkan disini dan kembali mengabdi ketempat masing-masing,” kata Pdt. Apsalom.

Ketua panitia pembangunan gedung Gereja Lachairoi Apahapsili Nabot Walianggen, mengatakan setelah panitia pembangunan dibentuk, dalam dua tahun berjalan dengan bantuan jemaat Lachairoi Apahapsili dan beberapa gereja tetangga akhirnya gereja ini bisa didirikan dan diresmikan.

“Panitia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemda Yalimo yang telah membantu dana dalam proses pembangunan gedung gereja Lachairoi Apahapsili yang barusan kami resmikan ini,” katanya. (*)