PENGUKUHAN ONDOFOLO BESAR KAMPUNG SEREH SENTANI

oleh

Jayapura, Kitorang Papua – Pada hari ini, Rabu (28/11) dilaksanakan pengukuhan Ondofolo Besar Yanto Eluay di Pendopo Theys. Acara diselenggarakan dengan penuh khidmat. Selain Yanto Eluay, dikukuhkan pula 4 kepala suku besar lainnya, yaitu Ondofolo Yoboi, Ondofolo Asei Harapan, Ondofolo Yahim dan Ondofolo Sosiri.

Acara pengukuhan Ondofolo diawali dengan tarian-tarian adat Papua. Kurang lebih 250 orang menghadiri acara yang penuh sakral ini. Sejumlah tokoh adat, tokoh masyarakat, aparat serta aparatur pemerintah turus ikut serta ambil bagian.

Dalam sambutan pembuka, Maurist Fele, ketua Dewan Adat Suku (DAS) Sentani menyampaikan tugas Ondofolo sangat berat.

“Seorang Ondofolo mempunyai tugas dan tanggung jawab yang besar. Ia harus bisa menjaga masyarakat dalam wilayah adatnya  secara moral maupun kesejahteraan”, ungkap Maurist Fele.

Tampak hadir pada acara ini tokoh gereja pendeta Albert Yoku. Pada kesempatan ini, pendeta Albert Yoku menyatakan mendukung penuh acara pengukuhan Ondofolo Besar Kampung Sereh.

Tertulis di Filipi 4:6-7, Rasul Paulus mengatakan kepada jemaat di Filipi : “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus”.

Ia menitipkan pesan bahwa adat harus murni mengurusi adat tidak boleh dicampur dengan permasalahan yang lain. Tidak ada kebun dalam kebun yang berarti masyarakat harus mematuhi adat dan hukum yang berlaku, tidak boleh melanggar adat dan menghambat program pemerintah. Selain masalah adat, Albert mengharapkan Ondofolo dapat berperan agar memimpin masyarakat adat dengan penuh cinta kasih menjaga kesatuan negara Indonesia ini.(*)