oleh

Pengibaran Bendera Bintang Kejora dalam Demo Tuntut Referendum di Sorong Akan di Selidiki Polisi

-News-482 views

Kitorangpapuanews – Polisi menyelidiki aksi pengibaran bendera bintang kejora dalam unjuk rasa menolak rasisme dan menuntut referendum untuk Papua dilakukan seribuan warga di Kota Sorong, Papua Barat, pada Selasa 27 Agustus kemarin. Polisi menduga ada pergeseran tujuan aksi tersebut.

“Seperti yang rekan-rekan lihat kan sudah mulai bergeser, artinya apa, kita akan dalami lagi, kita akan komunikasikan kembali, jadi supaya ini masyarakat juga untuk ketahui, sepertinya setelah ada pergeseran nilai-nilai untuk aksi-aksi,” kata Kapolres Sorong Kota, AKBP Mario Christy Siregar, Rabu (28/8/2019).

Dalam aksi yang berpusat di depan Kantor Wali Kota Sorong kemarin, massa membawa bendera bintang kejora yang identik dengan simbol kebesaran Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Massa terdiri dari Aliansi Mahasiswa Peduli Surabaya-Malang dan warga Papua itu juga membawa spanduk berbentuk bintang kejora bertuliskan “penentuan nasib sendiri referendum”.

Sementara aparat TNI dan Polri yang mengawal aksi tak memberikan respons terhadap adanya bendera bintang kejora di tengah massa.

Dalam aksinya, massa long march dan berkumpul di Jalan Achmad Yani lalu bergerak lagi ke halaman Kantor Wali Kota Sorong. Massa ikut menampilkan tarian adat Papua.

Massa mengecam tindakan rasisme dan intimidasi terhadap mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang, Jawa Timur. Mereka meminta aparat penegak hukum menindak pelaku.

News Feed