oleh

Pemprov Papua terus mematangkan persiapan PON XX

-Berita-23 views

kitorangpapuanews.com — Asisten II Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi Papua, Muhammad Musa’ad bersama beberapa pimpinan SKPD Pemprov Papua melakukan kunjungan di beberapa venue yang akan digunakan untuk pelaksanaan PON XX 2021. Dalam kunjungannya, mereka menyambangi Stadion Mandala dan Wisma Atlet, Aquatic, Istora, lapangan Cricket, Hockey, menembak, Softball/baseball dan GOR Gidi.

“Kami dari tim anggaran pemerintah daerah melakukan kunjungan ke beberapa venue. Intinya kami ingin melihat semuanya untuk memberikan informasi yang utuh terkait bagaimana kesiapan kita dalam mempersiapkan diri sebagai tuan rumah PON,” ungkap Musaad kepada awak media disela-sela kunjungannya, Jumat ( 12/6).

Menurutnya, meski pelaksanaan PON ditunda hingga Oktober 2021 tidak membuat Pemprov Papua lengah. Ia menuturkan, justru dengan mundurnya PON menjadi kesempatan untuk terus menyiapkan diri menjadi tuan rumah yang baik. “Artinya meskipun PON ditunda tapi kita ingin terus menyiapkan diri lebih baik lagi, sehingga nantinya pelaksanaan PON nanti bisa lebih optimal. Ini dalam situasi pandemi Covid-19 juga tapi menunjukkan bahwa kinerja pemerintah tidak berhenti, kita terus bekerja karena kita tidak boleh panik,” ujarnya.

“Kita lihat venue-venuenya luar biasa, seperti akuatik, berdasarkan informasi dari rekan-rekan yang mengerjakan proyek ini bahwa akuatik menjadi yang terbaik, sama dengan Istora. Ini menjadi satu kebanggan bagi Papua bahwa kita punya fasilitas olahraga yang luar biasa,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Papua, Yohanis Walilo menambahkan, bahwa kunjungan tersebut guna melihat kondisi progres venue jelang pelaksanaan event olahraga empat tahunan tersebut. “Hari ini kita datang melihat langsung karena ada hubungannya dengan pemeliharaan yang kita rencanakan, karena jangan sampai sebelum pelaksanaannya sudah rusak. Kedua, setelah perhelatan PON nantinya kita perlu jaga dan harus dikelola dan benar-benar yang paham, nanti dari unit teknis dinas olahraga akan merekrut orang-orang yang mengurusi ini mulai sekarang,” ujarnya.

“Kita memastikan agar di masa penundaan kita punya waktu yang cukup untuk benahi sebaik mungkin, supaya pas pelaksanaan bisa digunakan dengan baik semuanya,” tambahnya. Walilo juga membeberkan, jika master plan PON XX Papua akan dirubah. Pasalnya saat ini ada pengurangan cluster dan cabor serta waktu penundaan pelaksaan PON.

“Apalagi dengan adanya pandemi Covid-19 ini kurs dollar semakin naik maka pasti perencanaan yang lalu seperti pembelian alat olahraga itu berubah. Itu butuh penelitian, tidak bisa tergesa-gesa, kalau sudah rampung akan disampaikan kembali ke PB PON untuk mengesahkan itu,” tandasnya.

News Feed