PEMBANTAIAN 31 PEKERJA, KESAKSIAN SUPIR LAJURAN DI DISTRIK YIGI

oleh

Nduga, Kitorang Papua – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua terus melakukan perbuatan yang sangat tidak manusiawi.  Mereka tanpa pandang bulu membunuh warga masyarakat yang tidak berdosa. Bahkan sekarang mereka membantai para pekerja yang sedang membangun jembatan. Meskipun kabar ini masih simpang siur, pihak kepolisian telah merilis bahwa sedikitnya 31 pekerja dikabarkan tewas.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, mengungkapakan ucapan bela sungkawa serta mengutuk aksi tersebut.

“Bahwa benar telah terjadi pembantaian di Nduga yang mengakibatkan sedikitnya 31 pekerja tewas, mereka sedang membangun jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak. Kami turut berbela sungkawa dan mengutuk aksi itu”, tutur Kombes Pol Ahmad Kamal.

Sebelum pembantaian ini terjadi, para pekerja sempat ada yang merekam aksi KKB yang sedang memperingati 1 Desember. Akibat tingkah itu, KKB merasa tidak terima dan membantai para pekerja yang ada di sana.

Selain itu, berdasarkan keterang sopir yang biasa melakukan lajuran serta mengangkut bahan makanan di area Yigi mengungkapkan bahwa mereka sering mendapat tindakan yang tidak menyenangkan dari KKB ini.

“Mereka datang bawa bedil (red: senjata api), meminta uang tiap kali melewati jalan di sana. Mereka sangat kasar, nodong bedil ke kepala, kalo kita nolak”, ujar sang supir yang tidak berkenan untuk dicantumkan namanya.

Selama tahun ini, wilayah Nduga telah beberapa kali terjadi gangguan keamanan oleh KKB. Seperti pembantaian terhadap masyarakat di Bandara Kenyam. (baca: TERJADI LAGI, OPM MENEMBAKI WARGA SIPIL TAK BERDOSA)

Serta kasus terakhir tentang penyanderaaan dan pemerkosaan tenaga medis dan pengajar yang datang ke Mapenduma tempo bulan yang lalu. (*)