oleh

PEMBANGUNAN VS ISU HAM

-Artikel, Kriminal, Sosial-1.378 views

Jakarta, Kitorang Papua – Masyarakat nasional dan internasional mulai banyak yang melirik Papua. Mereka menanyakan keamanan di Papua. Padahal kondisi di Papua secara keseluruhan berjalan normal seperti biasa. Berbagai respon masyarakat muncul, salah satunya berkaitan dengan isu HAM (Hak Asasi Manusia).

Mengutip pada pemberitaan yang dimuat di nasional.kompas.com, peneliti senior untuk isu Papua, Adriana Elisabeth, mengatakan, salah satu persoalan yang kerap terjadi di Papua adalah pelanggaran HAM.

Pemerintah diminta untuk tidak hanya fokus kepada pembangunan infrastruktur Papua, tetapi juga menempatkan kasus pelanggaran HAM sebagai prioritas. Meski demikian, Adriana mengakui bahwa pembangunan fisik di Tanah Cendrawasih dapat menjadi salah satu jalan keluar penyelesaian kasus tersebut.

Hal itu disampaikan dalam diskusi “4 Tahun Paniai Berdarah, Janji Jokowi, dan Kondisi HAM dan Keamanan Terkini di Papua”, di kantor Amnesty International, Jakarta Pusat, Jumat (7/12).

“Penyelesaian pembangunan atau optimalisasi pembangunan, semua kemajuan itu akan berkorelasi positif. Tapi, kalau pembangunannya saja dilakukan tanpa penyelesaian HAM, korelasinya pasti negatif,” kata mantan Kepala Pusat Penelitian Politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) itu.

Adriana menyebut, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memenuhi hak rakyat Papua. Karena esensi kemerdekaan sebenarnya adalah kesejahteraan dan kemakmuran. Melalui hal tersebut pemerintah terus berupaya membangun Papua.

Kitorang Papua sangat mendukung kemerdekaan. Kemerdekaan dari kemiskinan, kebodohan dan ketertinggalan. (*)

News Feed