oleh

Pembangkit Listrik Tenaga Piko Hidro Kembangkan PLN di Papua

-Artikel-138 views

Kitorangpapuanews.com – PT PLN (Persero) mengembangkan pembangkit listrik piko hidro di Papua. Hal ini dalam rangka meningkatkan rasio elektrifikasi di wilayah timur Indonesia.

Kepala Divisi Konstruksi Regional Maluku dan Papua PT PLN Robert Aprianto Purba mengatakan, melalui program 1000 Renewable Energy for Papua, PLN melistriki Kampung Kwaedamban, Distrik Bormeo, Pegunungan Bintang dengan piko hidro

Meski berlokasi di pedalaman Pegunungan Bintang, namun kampung ini memiliki prasyarat yang tepat untuk dialiri listrik dengan pembangkit Piko Hidro. Di antaranya, potensi aliran air bagus, kondisikeamanan kondusif, dan seluruh masyarakat mendukung serta membantu program pembangunannya.

Piko Hidro sendiri merupakan pembangkit listrik tenaga air berkapasitas sangat kecil, yakni 1-100 KWH. Jauh di bawah cara kerjanya, air yangtelah dibendung dialirkan ke dalam bak penampung yang berisi turbin sehingga aliran air akan memutar turbin tersebut. Selanjutnya turbin akan memutar generator yang pada akhirnya menghasilkan listrik.

Menurut Robert, keunggulan teknologi PLTPH adalah cocok digunakan di daerah terpencil.

“Piko Hidro hanya butuh ketinggianair 1-3 meter dan debit 30 liter per detik. Jadi cocok digunakan di daerah terpencil,” jelas dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (15/10/2019).

Selain itu biaya investasinya pun tergolong murah sekitar Rp 30 juta per unit dengan biaya pemeliharaan yang minimum dan tidak memerlukan biaya bahan bakar.

“Piko Hidro ini pun mudah dirakit dan dioperasikanserta bisa beroperasi selama 24 jam sesuai dengan debit air. Teknologi inimembuatnya cocok untuk diterapkan di daerah terpencil yang memilikidebit air yang sesuai,” urai Robert.

Berkat PLTPH berdaya 1 KWH yang memanfaatkan aliran air sungai Wapra itu, maka 37 rumah di Kwaedamban kini bisa menikmati terang diwaktu malam.

“Itulah manfaat dari survei Ekspedisi Papua Terang,memetakan sumber pembangkit yang cocok untuk setiap desa di Papua. Dengan demikian pembangkit yang kami bangun bisa sesuai dengankarakteristik alam setempat sehingga diharapkan dapat bertahan dalamjangka panjang,” pungkas Robert.

 

News Feed