oleh

Pelaku Usaha Di Papua Berlomba Membatik Motif Biak

Dinas Kebudayaan Kabupaten Biak Numfor, Aner Rumakito mengadakan program pembinaan usaha bagi perajin batik motif khas Biak yang saat ini mendambakan kegiatan pelatihan keterampilan lanjutan membatik.

“Dinas Kebudayaan akan mengajukan program pelatihan membatik pada APBD Perubahan 2017, ini merupakan bentuk nyata dari pemerintah daerah dalam membina pelaku usaha membatik asli Biak,” ujar Aner saat ditemui Senin kemarin (20/3).

Aner juga mengatakan pelatihan keterampilan membatik lanjutan akan bekerjasama dengan perajin sentra produksi di pulau jawa. Ia berharap setelah adanya pelatihan tersebut, para perajin batik mampu menghasilkan pakaian batik bermotif Biak untuk seragam sekolah.

Dinas Kebudayaan Biak sebagai satuan kerja perangkat daerah (SKPD) baru terbentuk, menurut Aner, sudah memprogramkan pelatihan keterampilan bagi pelaku usaha membatik.

Ia juga berharap agar anggaran APBD Perubahan 2017 dapat mengakomodasi program ini, sehingga memberikan dampak positif bagi peningkatan pendapatan usaha keluarga. Aner mengakui, pihaknya akan menyediakan bantuan peralatan membatik untuk kelompok pelaku usaha.

“Dengan penyediaan peralatan membatik dapat membantu warga dalam menciptakan pakaian batik motif khas Biak,” katanya pula. Sebelumnya, perajin batik motif Biak pada tahun 2014 dan 2015 pernah mendapat pelatihan membatik dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dengan mendatangkan instruktur pelatihan perajin batik Yogyakarta.

Semoga program perekonomian mikro dengan memberdayakan usaha rumahan ini dapat diimplementasikan diseluruh wilayah Papua, agar dapat menambah daya tarik kearifan local budaya Papua dan meningkatan pendapatan ekonomi masyarakat.

News Feed