oleh

Pasca Bentrok Situasi Mamberamo Kondusif

Kitorangpapuanews.com -Secara terpisah, Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal mengaku situasi di Mamberamo Raya hingga saat ini kondusif. Menurutnya TNI-Polri tetap solid untuk membangun dan mengawal pembangunan di Kabupaten Mamberamo Raya.

“Berharap anggota TNI-Polri tetap solid untuk mengawal pembangunan nasional di negeri ini, semoga kejadian ini segera tuntas dan situasi terjaga dengan baik,” ungkap Kamal yang ditemuka di RS Bhayangkara.

Adapun kondisi tiga korban diantaranya satu trauma dan dua luka tembak ketiganya dalam keadaan sadar dan sudah ada keluarga yang mendampingi mereka.

Sementara itu, Kapendam  XVII/Cenderawasih Kol Cpl Eko Daryanto menyebut TNI-Polri tetap menjaga solidaritas dan sinergitas di lapangan. Terkait dengan kejadian ini, ia sangat  menyayangkan. Namun tidak berpengaruh pada sinergi dan solidaritas TNI-Polri di lapangan.

“Secara kronologis kita tunggu bagaimana fakta di lapangan, tim gabungan yang sudah dibentuk baik dari Kodam maupun Polda Papua sedang bekerja di lapangan. Untuk pelaku sendiri kami tetap komit namun menunggu seperti apa fakta di lapangan, kita sesuaikan  dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ucapnya.

Sebelumnya, terjadi kesalahpahaman antara anggota Satgas Pamrahwan Yonif 755/20/3-Kostrad dengan anggota Polres Mamberamo Raya di Jalan Pemda I Kampung Kasonaweja Distrik Mamberamo Tengah, Kabupaten Mamberamo Raya, Minggu (12/4) pagi.

Akibat kesalahpahaman tersebut, tiga anggota Polri meninggal dunia masing-masing bernama  Briptu Marcelino Rumaikewi, Briptu Alexander Ndun dan Bripda Yosias.

Terkait kejadian itu, Polda Papua dan Pangdam XVII/Cenderawasih menurunkan tim gabungan pasca meninggalnya tiga anggota Polres Mamberamo Raya dan dua lainnya luka-luka akibat ditembak. Hal ini diakibatkan  kesalahpahaman antara oknum anggota TNI dan anggota Polres Mamberamo Raya, Minggu (12/4) sekira pukul 07:40 WIT.

Adapun tim gabungan ini nantinya untuk melakukan penyelidikan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dalam rangka mendapatkan keterangan serta fakta-fakta kronologis kejadian yang sebenarnya.

News Feed