oleh

Papua Muda Inspiratif Kembangkan Budidaya Keramba Ikan Untuk Sejahtrakan Orang Asli Papua

Kitorangpapuanews.com – Papua Muda Inspiratif (PMI) merupakan perusahaan venture capital yang mendorong percepatan pembangunan kesejahteraan di Papua. Salah satunya dengan mendorong munculnya entrepreneur muda Papua dan Papua Barat.

PMI berawal dari gerakan kolaborasi pemuda-pemudi Papua berprestasi yang dilakukan sejak Oktober 2019. Keanggotaannya telah mencapai lebih dari 300 orang dan tersebar di 7 wilayah adat Papua dan Papua Barat, meliputi Mamta, Saereri, Anim Ha, La Pago, Mee Pago, Domberai dan Bomberai.

Misi PMI untuk menciptakan wirausaha baru orang asli Papua (OAP) di Papua dan Papua Barat, dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

PMI telah melakukan serangkaian kegiatan produktif di Papua dan Papua Barat, mulai dari penyelenggaraan pelatihan kewirausahaan bekerja sama dengan Kementerian UMKM yang diikuti oleh para pengusaha muda dan calon pengusaha muda.

Salah satu kegiatan yang telah dilakukan di tengah pandemic adalah PMI berperan aktif membantu masyarakat untuk bersama mencegah penyebaran Covid-19 dengan mendistribusikan masker, APD dan lainnya ke sejumlah rumah sakit, fasilitas kesehatan dan masyarakat luas.

PMI juga aktif melakukan pendampingan teknis unit usaha, salah satunya adalah pembangunan karamba apung di Danau Sentani, tepatnya di Jalan Raya Airport-Sentani, Asei Kecil, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura.

Pembangunan fisik karamba dan rumah jaga, serta sarana dan prasarana pendukung lainnya sudah dimulai sejak 3 bulan lalu dan pada Oktober 2020 telah rampung dan siap dipergunakan.

Jan Cristian Arebo, tokoh pemuda yang sekaligus sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Pemuda Adat Papua melalui PT Vieyan telah dipercaya oleh PMI untuk mengelola dan mengembangkan unit usaha karamba apung.

Kegiatan ini merupakan  langkah awal yang menandai kebangkitan anak muda Papua untuk meraih masa depannya melalui berbagai macam usaha, sesuai dengan minat dan potensi yang dimilikinya.

PMI akan terus menginisiasi, menginspirasi mendorong dan mendampingi putra putri Papua untuk bangkit dan bergerak meraih cita-cita dan masa depannya. Kesejahteraan masyarakat Papua adalah dambaan PMI dan seluruh warga masyarakat Papua dan Papua Barat.

Menurut Christian Arebo, pada tahap awal ini karamba apung dibangun sebanyak 20 petak dengan kapasitas per petak 1.000 ekor ikan, sehingga total ikan yang dapat dikembangkan sebanyak 20 ribu ekor, Sabtu (17/10).

“Bibit ikan mujair dan nila sudah mulai ditebar sejak awal Oktober 2020. Saat ini sebanyak 6.500 bibit sudah ditebar di 13 petak karamba dan sisa petak karamba akan segera diisi sambil menunggu pemesanan bibit ikan. Diharapkan pada hari natal dan tahun baru 2020 nanti, sebagian besar ikan sudah dapat dipanen dan dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Papua dalam menyambut natal dan tahun baru,” ujarnya.

Selanjutnya, lokasi karamba ini akan dimanfaatkan sebagai pusat pelatihan untuk melatih dan mencetak pengusaha-pengusaha baru pemuda-pemudi Papua dengan tujuan agar dapat meningkatkan perekonomian dan mewujudkan Danau Sentai  sebagai pusat pengembangan ikan air tawar di Papua, tapi juga Indonesia.

“Sumber daya alam Papua kaya dan melimpah, kenapa kita tidak mengelolanya? Generasi muda jangan hanya berharap pada formasi PNS, namun bidang usaha wirausaha juga menghasilkan pundi-pundi rupiah di tengah pandemi Covid-19,” ujarnya. [ KLd ]

News Feed