PAPUA DARURAT PROPAGANDA, PEMERINTAH TUTUP 20 AKUN PENYEBAR HOAX

oleh

Jakarta, Kitorang Papua – Maraknya akun propaganda di Papua semakin membuat resah. Kehadiran mereka menambah keruh suasana damai di Papua. Karenanya aparat dan pemerintah berupaya untuk meminimalisir dampak negatif dari ulah tersebut, hingga melakukan penangkapan terhadap para pembuatnya.

Pemerintah memblokir akun-akun media sosial yang dipakai untuk menyebar propaganda terkait aktivitas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo mengatakan, setidaknya 20 akun digunakan untuk menyebar propaganda, agitasi, serta berita-berita tidak benar atau hoaks. Seluruh akun tersebut sudah diblokir.

“Sampai saat ini, total sudah 20 akun yang kita take down,” tutur Dedi di Gedung Humas, Mabes Polri, Jakarta, Senin (17/12).

Dedi mengatakan, tim sedang mendalami akun-akun tersebut untuk mencari pelakunya. Terindikasi mereka adalah simpatisan KKB dan berada di Papua.

Polri, kata Dedi, bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk melacak mereka. Selain itu, tim gabungan TNI-Polri juga terus berusaha menangkap semua pelaku pembantaian terhadap karyawan PT. Istaka Karya di Nduga, Papua.

“Kami tidak akan menyerah. Kami akan kejar terus untuk menangkap KKB itu dan memproses hukum mereka sesuai undang-undang yang berlaku,” kata Dedi.

Kitorang menemukan banyak sekali akun-akun yang provokatif menambah keruh suasana damai di Papua, sebut saja seperti https://phaul-heger.blogspot.com, http://www.tabloid-wani.com, dan lain-lainnya. Dong pu isi berita palsu semua, harusnya ini diblok saja buat resah kitorang. (*)