oleh

Panglima TPN/OPM Goliath Tabuni dukung Pembangunan di Papua

-Artikel, Sosial-1.909 views
Goliath Tabuni saat memberikan pengarahan kepada pengikutnya (Foto : Dees)

Memperingati hari kembalinya Papua ke NKRI, tanggal 1 Mei 2017 Panglima tertinggi TPN/OPM Goliath Tabuni memberikan pengarahan kepada ± 50 (lima puluh) orang yang terdiri dari Dekiles Tabuni, Tinomanggen Tabuni, Dinus Wakerwa, Pelimon Wanimbo, Wanis Tabuni, 2 orang pendeta dari Lanny Jaya, 3 orang pengibar bendera dari Lanny Jaya, dan sebagian dari masyarakat Lanny Jaya. Setelah acara penaikan bendera Goliath Tabuni memberikan pengarahan kepada anggotanya bahwa saat ini sudah bukan waktunya berperang, perang sudah berakhir pada tahun 2014 lalu, sekarang saatnya mendukung pembangunan.

Goliath pun mengatakan bahwa acara ini akan divideokan dan akan dikirim kepada aparat keamanan  dan Goliath juga berterima kasih kepada Pemerintah dan TNI atas bantuan bahan makanan dan hewan ternak dari pemerintah dan TNI yang kemarin diberikan untuk peringatan hari kembalinya Papua ke NKRI. Setelah acara pengarahan, mereka memasak makanan dan hewan ternak yang kemarin diberikan.

Sebelumnya, pada tanggal 27 April 2017 melalui komunikasi telepon dengan dua orang anggota Goliat Tabuni, mengatakan, bahwa Yokor Telenggen (TPN/OPM wilayah Philia) sempat menemui Goliath untuk meminta munisi, namun ditolak oleh Goliath. Yokor Telenggen meminta munisi dengan tujuan akan membuat gangguan keamanan dan kekacauan di daerah Mulia, namun karena Goliath sudah bertekad mengakhiri dan menghentikan perang, maka Goliath pun tidak memenuhi permintaan Yokor Telenggen.

Dari keterangan kedua orang anggota Goliat tersebut, awak media pun menerima informasi bahwa akhir-akhir ini gangguan keamanan yang dilakukan disekitar wilayah pegunungan tengah dan Mulia adalah bukan dari kelompok Goliath Tabuni, melainkan dari kelompok-kelompok Yokor Telenggen dan kelompok Yambi.

Saat ini Goliath Tabuni sudah tidak sejalan lagi dengan Lekagak Telenggen, Yokor Telenggen dan Kelompok Yambi. Goliath Tabuni sudah mengakhiri perang sejak tahun 2014 yang lalu, dan saat ini Goliath Tabuni bersama pengikut dan simpatisannya menyatakan untuk mendukung Pembangunan Papua oleh Pemerintah. (DS)

News Feed